Di Hadapan PBB, Menteri Suharso Ungkap Tantangan Pendanaan untuk Capai SDGs
Kamis, 20 Juli 2023 - 10:30 WIB
loading...
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengungkapkan, Indonesia sudah mampu mencapai 63% dari 222 indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengungkapkan, Indonesia sudah mampu mencapai 63% dari 222 indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/ SDGs ).
Baca Juga: Indonesia Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Biru hingga 2045
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara High-Level Political Forum (HLPF) on Sustainable Development tahun 2023/High-Level Segment 2023 (HLS) United Nations Economic and Social Council pada di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ), New York.
Dalam kesempatan itu juga Suharso mengatakan, bahwa untuk mencapai target SDGs, Indonesia membutuhkan USD1 triliun hingga 2030. "Tantangan pendanaan ini diantisipasi melalui pendanaan inovatif seperti blended finance hingga penerapan Integrated National Financial Framework," kata Suharso dalam keterangannya dikutip Kamis (20/7/2023).
Baca Juga: Transisi Energi RI Butuh Dana Rp15.000 Triliun, Duit dari Mana?
Baca Juga: Indonesia Luncurkan Peta Jalan Ekonomi Biru hingga 2045
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara High-Level Political Forum (HLPF) on Sustainable Development tahun 2023/High-Level Segment 2023 (HLS) United Nations Economic and Social Council pada di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ), New York.
Dalam kesempatan itu juga Suharso mengatakan, bahwa untuk mencapai target SDGs, Indonesia membutuhkan USD1 triliun hingga 2030. "Tantangan pendanaan ini diantisipasi melalui pendanaan inovatif seperti blended finance hingga penerapan Integrated National Financial Framework," kata Suharso dalam keterangannya dikutip Kamis (20/7/2023).
Baca Juga: Transisi Energi RI Butuh Dana Rp15.000 Triliun, Duit dari Mana?
Lihat Juga :