Kemenperin Dorong Peningkatan Kualitas Industri Kreatif Fesyen dan Kriya

Minggu, 10 Desember 2023 - 15:14 WIB
loading...
Kemenperin Dorong Peningkatan...
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong peningkatan kualitas Industri Kreatif. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin ) mendorong peningkatan kualitas Industri Kreatif di sektor Fesyen dan Kriya melalui program Creative Business Incubator (CBI) di Bali Creative Industry Center (BCIC). Program ini merupakan inisiatif dari Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA), bertujuan untuk membina pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) kreatif khususnya di bidang fesyen dan kriya, guna meningkatkan kelas bisnis mereka.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita menjelaskan, program Inkubator Bisnis Kreatif merupakan salah satu upaya Ditjen IKMA, melalui Bali Creative Industry Center (BCIC) dalam membina pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) kreatif, khususnya bidang fesyen dan kriya, dalam mengembangkan bisnisnya agar naik kelas.

"Tujuan dilaksanakannya Inkubator Bisnis Kreatif atau CBI-BCIC adalah untuk meningkatkan kapasitas bisnis pengusaha baru yang bergerak di Industri Fesyen dan Kriya sehingga bisa naik kelas.," kata Reni dalam Graduation CBI-BCIC 2023 di BCIC Tohpati Denpasar dikutip, Minggu (10/12/2023).

Baca Juga: Perkuat Industri Kreatif, IKJ Kenalkan Dunia Animasi ke Para Pelajar

Dia menekankan pentingnya kerja keras dan pengorbanan dalam bisnis, memberikan apresiasi kepada peserta Inkubator 2023 yang telah mendedikasikan waktu dan energi mereka. Dia berharap pengalaman ini akan menjadi modal kesuksesan bagi usaha mereka di masa mendatang.

Dalam upaya membangun komunitas yang kuat, Reni mengajak para peserta untuk menggunakan pengetahuan yang diperoleh, menjaga jaringan informasi dan komunikasi, serta menjadi penggerak ekonomi di masyarakat. Dia berharap para peserta dapat mengajak lebih banyak pelaku IKM kreatif di bidang fesyen dan kriya untuk berpartisipasi dalam program CBI dan BCIC demi pemerataan pembinaan di seluruh Indonesia.

Reni juga membagikan kesuksesan beberapa alumni program BCIC yang telah mendapatkan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi, menembus pasar ekspor, dan menjadi pemimpin di bidang tertentu. Robries, Eboniwatch, dan plepah menjadi contoh produk-produk yang berhasil melalui program ini.

Baca Juga: Alam Ganjar Puji Industri Kreatif Produsen Souvenir dari Limbah Plastik

Plt Direktur Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan Ni Nyoman Ambareny, menjelaskan bahwa hasil dari sesi pendampingan program BCIC 2023 menunjukkan peningkatan omzet rata-rata sebesar 120% bagi hampir semua peserta. Pelaksanaan program secara hybrid melibatkan peserta dari 17 provinsi dan 47 kabupaten/kota dengan berbagai latar belakang kreatif.

Pada 2024, peserta program inkubator bisnis kreatif memiliki kesempatan untuk mengikuti program sesi pendampingan, dengan seleksi ketat terhadap peserta yang memiliki potensi dan komitmen untuk naik kelas. Selain program inkubator bisnis kreatif, BCIC juga memiliki program pengembangan lainnya, seperti Indonesia Fashion and Craft Awards (IFCA), yang merupakan kompetisi desain berkonsep keberlanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
IMAC Film Festival Sukses...
IMAC Film Festival Sukses Angkat Ekosistem Industri Kreatif Film Tanah Air
IndoCart Dorong Ekosistem...
IndoCart Dorong Ekosistem 3D Printing di Usia 23 Tahun
Inacraf 2026, PosIND...
Inacraf 2026, PosIND Siapkan Logistik UMKM Menuju Pasar Nasional dan Global
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved