Sandiaga Uno Targetkan Parekraf Sumbang 4% Lebih Terhadap PDB Indonesia

Selasa, 12 Desember 2023 - 13:48 WIB
loading...
Sandiaga Uno Targetkan...
Menparekraf, Sandiaga Uno berkomitmen terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) demi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Foto/Dok
A A A
BANDUNG BARAT - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf, Sandiaga Uno berkomitmen terus mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ( parekraf ) demi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sandiaga Uno mengatakan, hingga saat ini, parekraf merupakan sektor yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Program Ganjar-Mahfud di Bidang Parekraf, Fokus pada Kelestarian dan Kesejahteraan

Hal ini disampaikan Sandiaga Uno dalam Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Rakornas Parekraf) Tahun 2023 yang berlangsung di Transportasi Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa (12/12/2023).

"Sekarang hampir mencapai 4 persen sektor parekraf, terutama sektor-sektor yang memberikan sumbangsih lapangan kerja harus mampu untuk menciptakan lebih banyak dampak ekonomi kepada Indonesia, khususnya mencapai Indonesia Emas 2045," ucap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menargetkan, sektor parekraf ini bisa berkontribusi lebih dari 4% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia .

"Sementara sektor ekonomi kreatif ini sudah nomor 3 besar dunia dengan nilai tambah Rp1.300 triliun dan 8 persen kontribusinya terhadap PDB dengan mempekerjakan sekitar 24 juta orang di Indonesia," ungkapnya.

Baca Juga: Visi dan Misi Ganjar-Mahfud di Sektor Parekraf Cerminan Kelanjutan Program Jokowi

Sandiaga Uno mengatakan, outlook pariwisata dan ekonomi kreatif 2023/2024 adalah bagaimana bisa mencapai nilai pariwisata yang mencapai hampir 14 miliar dolar di tahun 2024 dengan kontribusinya 4,5 persen terhadap PDB.

"Dan juga nilai ekspor ekonomi kreatif 27,5 milir USD, satu capaian yang sangat penuh tantangan adalah Rp1.347 triliun nilai tambah ekonomi kreatif," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga menargetkan jumlah wisatawan mancanegara tahun depan mencapai 9,5-14,3 juta kunjungan. Bukan hanya itu, pihaknya juga terus menggenjot pergerakan jumlah wisatawan nusantara.

"Pergerakan jumlah wisatawan nusantara ini masih terus kita pompa karena targetnya tahun depan 1,25 miliar perjalanan dan 1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara," katanya.

Sandiaga Uno juga menargetkan, travel tourism development index bisa tembus 30 besar.

"Karena selama ini kita masih di posisi 32 sudah ada lingkup 29-34 dan jumlah tenaga kerja pariwisata dan ekonomi kreatif kalau di total sudah mendekati 47 juta berarti di atas target 45 juta yang telah kita canangkan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
BGN Beberkan Efek Ganda...
BGN Beberkan Efek Ganda Program MBG, Tak Hanya Buka 1 Juta Lebih Lapangan Kerja
Menuju Sensus Ekonomi...
Menuju Sensus Ekonomi 2026: Peran Strategis KBLI 2025
Dorong Pertumbuhan Ekonomi,...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, JGB Buka 150 Ribu Lapangan Pekerjaan
Purbaya soal Banyak...
Purbaya soal Banyak WNI Kerja di LN: Gagal Ciptakan Lapangan Kerja
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Maritim, Ini Langkah Nyata Pertamina Dukung Indonesia Emas 2045
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Komdigi Siapkan Roadmap...
Komdigi Siapkan Roadmap AI, Pesantren Didorong Jadi Jangkar Moral Sosial
Wamen PU Apresiasi Upaya...
Wamen PU Apresiasi Upaya Astra Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
Rekomendasi
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved