Waste Station, Upaya Kolaboratif Ciptakan Perilaku Bijak Sampah yang Berkelanjutan
Senin, 25 Desember 2023 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah tahun 2022 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebesar hampir 40% komposisi sampah bersumber dari rumah tangga, diikuti dengan 28% yang berasal dari pasar tradisional, di mana saat ini sebagian besar sampah tersebut akan bermuara di Tempat Pemroses Akhir (TPA).
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, Vinda Damayanti Ansjar menyampaikan, bahwa untuk mengurangi beban TPA, diperlukan dukungan dengan meningkatkan upaya pemilahan sampah dari sumbernya, sehingga sampah yang masih memiliki nilai daur ulang dapat dikelola secara optimal, meskipun ini merupakan tantangan tersendiri.
"Saya sangat mengapresiasi sinergi kolaborasi antara Nestle Indonesia, Hero Supermarket, dan Rekosistem dalam mengajak masyarakat untuk memulai kebiasaan memilah sampah, serta menyediakan fasilitas yang mendukung terciptanya perilaku bijak sampah," ungkapnya.
"Upaya ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, di mana diperlukan kerja sama seperti ini untuk mempercepat pengembangan pengelolaan sampah di Indonesia," lanjut Vinda Damayanti.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Hero Supermarket, Hendy mengungkapkan, pihaknya ingin memberikan aksi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, salah satunya dengan menghadirkan Waste Station Hero X Nestle di Hero Supermarket.
"Melalui kolaborasi bersama Nestle dan Rekosistem, kami berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah kemasan di TPA, serta lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dengan memanfaatkan sampah kemasan tersebut untuk didaur ulang di Hero Supermarket," paparnya.
Sementara itu, guna mendorong partisipasi dalam memilah sampah sampah dari rumah tangga, program Waste Station menawarkan rewards berupa poin yang dapat ditukarkan dengan voucher belanja Hero. Setiap kilogram sampah yang disetorkan konsumen memiliki nilai poin untuk dikumpulkan lalu dapat ditukarkan apabila sudah mencapai jumlah tertentu, serta sampah kemasan dengan merek Nestle dan Meadows memiliki nilai poin lebih tinggi.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3, Vinda Damayanti Ansjar menyampaikan, bahwa untuk mengurangi beban TPA, diperlukan dukungan dengan meningkatkan upaya pemilahan sampah dari sumbernya, sehingga sampah yang masih memiliki nilai daur ulang dapat dikelola secara optimal, meskipun ini merupakan tantangan tersendiri.
"Saya sangat mengapresiasi sinergi kolaborasi antara Nestle Indonesia, Hero Supermarket, dan Rekosistem dalam mengajak masyarakat untuk memulai kebiasaan memilah sampah, serta menyediakan fasilitas yang mendukung terciptanya perilaku bijak sampah," ungkapnya.
"Upaya ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, di mana diperlukan kerja sama seperti ini untuk mempercepat pengembangan pengelolaan sampah di Indonesia," lanjut Vinda Damayanti.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Hero Supermarket, Hendy mengungkapkan, pihaknya ingin memberikan aksi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, salah satunya dengan menghadirkan Waste Station Hero X Nestle di Hero Supermarket.
"Melalui kolaborasi bersama Nestle dan Rekosistem, kami berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah kemasan di TPA, serta lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dengan memanfaatkan sampah kemasan tersebut untuk didaur ulang di Hero Supermarket," paparnya.
Sementara itu, guna mendorong partisipasi dalam memilah sampah sampah dari rumah tangga, program Waste Station menawarkan rewards berupa poin yang dapat ditukarkan dengan voucher belanja Hero. Setiap kilogram sampah yang disetorkan konsumen memiliki nilai poin untuk dikumpulkan lalu dapat ditukarkan apabila sudah mencapai jumlah tertentu, serta sampah kemasan dengan merek Nestle dan Meadows memiliki nilai poin lebih tinggi.
Lihat Juga :