3 Negara Teratas Pemain Utama Ekonomi Syariah Dunia Versi SGIE

Selasa, 26 Desember 2023 - 19:31 WIB
loading...
3 Negara Teratas Pemain...
Negara menjadi pemain teratas ekonomi syariah dunia. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Malaysia kembali menduduki posisi pertama dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) yang tercantum dalam laporan State of The Global Islamic Economy Report (SGIE) 2023/24. Dari 81 negara, Malaysia kembali menduduki peringkat 1 selama 10 tahun berturut-turut. Posisi Malaysia diikuti oleh Arab Saudi dengan urutan kedua, dan Indonesia yang menduduki peringkat ketiga.

"Bahrain telah kembali ke posisi 5 teratas untuk pertama kalinya semenjak tahun 2019/20 dan Afrika Selatan juga telah masuk posisi 15 teratas untuk pertama kalinya," ujar CEO dan Managing Director DinarStandard Rafiuddin Shikoh dalam Webinar di Jakarta, Selasa (26/12/2023).

Baca Juga: SGIE, Spirit Akselerasi Indonesia sebagai Kiblat Ekonomi Islam Dunia?

Pendapatan tertinggi dalam posisi 15 besar dicapai oleh Iran, Qatar, Pakistan, dan Afrika Selatan. Adapun laporan SGIE tahun ini diproduksi oleh DinarStandard, sebuah firma penasehat dan riset yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

"Laporan tahun ini mengindikasikan bahwa penduduk Muslim dunia menghabiskan USD2,29 triliun di 2022 untuk makanan, farmasi, kosmetik, pakaian sopan, travel, dan media," tambah Rafiuddin.

Aset keuangan syariah diprakirakan telah menyentuh USD3,96 triliun di 2021 dan akan tumbuh ke USD5,96 triliun di 2026.
Investasi di perusahaan-perusahaan terkait ekonomi syariah juga telah meningkat signifikan, mencapai USD25,9 miliar di 2022-2023, melambangkan 128% pertumbuhan tahunan (yea-on-year/yoy).

Sebesar lebih dari 55% investasi berada di dalam kategori keuangan syariah, sementara media menarik 19,2%, travel 13,1%, dan makanan halal 8,5%.

"Data-data ini menunjukkan merger dan akuisisi yang dilakukan korporat, investasi modal ventura di start-up teknologi, dan investasi ekuitas swasta," tambah Rafiuddin.

Impor produk halal oleh negara anggota OIC diperkirakan tumbuh di level 7,6% CAGR ke USD492 miliar di 2027, dengan USD359 miliar di 2022.

"Impor oleh negara-negara anggota OIC melambangkan mayoritas perdagangan halal produk secara signifikan secara global, yang mencakup makanan dna minuman, fashion (pakaian dan alas sepatu), farmasi, dan kosmetik," jelas Rafiuddin.

Baca Juga: Laporan SGIE: Umat Muslim Dunia Habiskan Rp35.000 T Belanja Produk Halal

Memasuki tahun ke-10, laporan SGIE telah berevolusi menjadi titik referensi global untuk mengevaluasi perkembangan tahunan ekonomi Islam secara global, mencakup 7 sektor dengan menyoroti area-area perkembangan yang potensial.

"Selama 1 dekade terakhir, laporan ini berhasil menjangkau lebih dari 101 ribu pembaca di 85 negara, dengan lebih dari 14.150 unduhan laporan, dan lebih dari 1.570 sebutan di media. Belanja penduduk Muslim juga meningkat dari USD1,62 triliun di 2012 menjadi USD2,29 triliun pada satu dekade kemudian (2022)," tandas Rafiuddin.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved