Inflasi Desember 0,41% Tertinggi Sepanjang 2023, Ini Biang Keroknya!
Selasa, 02 Januari 2024 - 14:04 WIB
loading...
Dalam grafik terlihat tingkat inflasi bulanan Desemebr 2023 adalah yang tertinggi sepanjang tahun 2023, berikut kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Inflasi pada Desember 2023 sebesar 0,41% disumbang beberapa komoditas yakni cabai merah dengan andil mencapai 0,06%, bawang merah 0,04%, dan tomat berkontribusi 0,03%. Sedangkan cabai rawit mempunyai andil terhadap inflasi sebesar 0,02%, beras andil 0,02%, dan telur ayam ras 0,02%.
"Dalam grafik terlihat tingkat inflasi bulanan Desember 2023 adalah yang tertinggi sepanjang tahun 2023 dan kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi terbesar 1,07 persen dan andil inflasi 0,29 persen," jelas Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: Cuma 2,61 Persen, Inflasi 2023 Terendah 20 Tahun Terakhir
Selain itu juga terdapat komoditas di luar makanan, minuman, dan tembakau yang juga memberikan andil signifikan terhadap inflasi secara bulanan (month to month)."Antara lain, angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,05 persen, emas perhiasan dengan andil inflasi 0,02 persen, serta komoditas rekreasi dengan andil 0,01 persen," imbuhnya.
Amalia menambahkan, inflasi pada Desember 2023 yang sebesar 0,41% didorong oleh inflasi seluruh komponen. Ia menyebutkan, komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 0,39% dengan andil inflasi sebesar 0,07%. Penyumbang utama inflasi tersebut adalah tarif angkutan udara, rokok putih, dan rokok kretek filter.
Baca Juga: Tertinggi Sepanjang 2023, Inflasi Desember 2023 Capai 0,41 Persen
Sementara, komponen Harga Bergejolak mengalami inflasi sebesar 1,42% dengan andil inflasi sebesar 0,25%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah cabai merah, bawang merah, tomat, cabai rawit, beras, telur ayam ras, minyak goreng, daging ayam ras, dan bawang putih.
Kemudian, Inflasi Komponen Inti sebesar 0,14% dengan andil inflasi sebesar 0,09%. Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi komponen inti adalah emas perhiasan, gula pasir, dan rekreasi.
"Inflasi Kelompok Makanan, minuman, dan tembakau pada momen perayaan Natal dan Tahun baru (Desember) relatif tinggi setiap tahunnya," terang Amalia.
Ditekankan, inflasi Desember 2023 Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau relatif tinggi, namun sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu sebesar 1,07%. Subkelompok Makanan selalu lebih dominan menyebabkan tingginya tingkat inflasi pada bulan Desember.
"Komoditas makanan yang paling utama menyebabkan inflasi Desember 2023 adalah Cabai Merah, Bawang Merah, Tomat, Beras, Telur Ayam ras, dan Cabai Rawit," pungkasnya.
"Dalam grafik terlihat tingkat inflasi bulanan Desember 2023 adalah yang tertinggi sepanjang tahun 2023 dan kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi terbesar 1,07 persen dan andil inflasi 0,29 persen," jelas Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: Cuma 2,61 Persen, Inflasi 2023 Terendah 20 Tahun Terakhir
Selain itu juga terdapat komoditas di luar makanan, minuman, dan tembakau yang juga memberikan andil signifikan terhadap inflasi secara bulanan (month to month)."Antara lain, angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,05 persen, emas perhiasan dengan andil inflasi 0,02 persen, serta komoditas rekreasi dengan andil 0,01 persen," imbuhnya.
Amalia menambahkan, inflasi pada Desember 2023 yang sebesar 0,41% didorong oleh inflasi seluruh komponen. Ia menyebutkan, komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 0,39% dengan andil inflasi sebesar 0,07%. Penyumbang utama inflasi tersebut adalah tarif angkutan udara, rokok putih, dan rokok kretek filter.
Baca Juga: Tertinggi Sepanjang 2023, Inflasi Desember 2023 Capai 0,41 Persen
Sementara, komponen Harga Bergejolak mengalami inflasi sebesar 1,42% dengan andil inflasi sebesar 0,25%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah cabai merah, bawang merah, tomat, cabai rawit, beras, telur ayam ras, minyak goreng, daging ayam ras, dan bawang putih.
Kemudian, Inflasi Komponen Inti sebesar 0,14% dengan andil inflasi sebesar 0,09%. Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi komponen inti adalah emas perhiasan, gula pasir, dan rekreasi.
"Inflasi Kelompok Makanan, minuman, dan tembakau pada momen perayaan Natal dan Tahun baru (Desember) relatif tinggi setiap tahunnya," terang Amalia.
Ditekankan, inflasi Desember 2023 Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau relatif tinggi, namun sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu sebesar 1,07%. Subkelompok Makanan selalu lebih dominan menyebabkan tingginya tingkat inflasi pada bulan Desember.
"Komoditas makanan yang paling utama menyebabkan inflasi Desember 2023 adalah Cabai Merah, Bawang Merah, Tomat, Beras, Telur Ayam ras, dan Cabai Rawit," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :