Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Selasa, 02 Januari 2024 - 21:26 WIB
loading...
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli tutup usia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta pada Selasa (2/1/2024) malam. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli tutup usia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta pada Selasa (2/1/2024) malam. Kabar duka itu dibenarkan staf Rizal Ramli, yakni Tri Wibowo Santoso.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang, bapak/kakek/mertua kami, Rizal Ramli pada tanggal 2 Januari 2024 pukul 19.30 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo," tulis keterangan tersebut dikutip, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: Pakar Ekonomi Rizal Ramli Meninggal Dunia
"Kami segenap keluarga memohon maaf jika ada kesalahan beliau selama hidupnya," jelasnya. Rizal Ramli lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 10 Desember 1954. Ia adalah seorang mantan tokoh pergerakan mahasiswa, ahli ekonomi dan politisi Indonesia.
Profil
Rizal Ramli lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 10 Desember 1954. Di tingkat internasional, Rizal pernah dipercaya sebagai anggota tim panel penasehat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama beberapa tokoh ekonom dari berbagai negara lainnya.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang, bapak/kakek/mertua kami, Rizal Ramli pada tanggal 2 Januari 2024 pukul 19.30 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo," tulis keterangan tersebut dikutip, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: Pakar Ekonomi Rizal Ramli Meninggal Dunia
"Kami segenap keluarga memohon maaf jika ada kesalahan beliau selama hidupnya," jelasnya. Rizal Ramli lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 10 Desember 1954. Ia adalah seorang mantan tokoh pergerakan mahasiswa, ahli ekonomi dan politisi Indonesia.
Profil
Rizal Ramli lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 10 Desember 1954. Di tingkat internasional, Rizal pernah dipercaya sebagai anggota tim panel penasehat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama beberapa tokoh ekonom dari berbagai negara lainnya.
Lihat Juga :