Genjot Ekonomi Berdikari, Ganjar-Mahfud Akan Perkuat Daya Saing Produk Lokal

Sabtu, 06 Januari 2024 - 12:54 WIB
loading...
Genjot Ekonomi Berdikari,...
Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan meningkatkan daya saing strategis produk Indonesia di pasar global melalui Program Made in Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan meningkatkan daya saing strategis produk Indonesia di pasar global melalui Program Made in Indonesia. Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di luar negeri akan jadi ujung tombak dalam memperkuat daya saing produk lokal .

"Made in Indonesia merupakan bagian dari upaya kami mempercepat pembangunan ekonomi berdikari berbasis pengetahuan dan nilai tambah," kata Ganjar dalam keterangan tertulis dari Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Sabtu (6/1/2024).

Baca Juga: Genjot Produk Lokal, Ganjar Anggarkan Rp3,8 Triliun Belanja UMKM

Program Made in Indonesia dijalankan dengan fokus pada pengembangan industri lokal dan pemberdayaan pelaku UMKM. Selain itu, ada pula program peningkatan inovasi dan teknologi guna meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Selama ini, produk industri pengolahan (manufaktur) merupakan andalan terbesar ekspor Indonesia. Pada 2022, ekspor industri pegolahan mencapai USD206,1 miliar atau 75% dari total ekspor produk non-migas Indonesia.

Baca Juga: Berkat Lapak Ganjar, Produk Pelaku UMKM Tembus Pasar Eropa

Sebagai bagian dari program ini, Ganjar akan menggandeng Kantor Kedubes sebagai promotor produk Indonesia di luar negeri. "Kita akan memperkuat diplomasi kedutaan besar di seluruh dunia sebagai ujung tombak ekspor, perlindungan pekerja migran Indonesia, dan pelayanan WNI di luar negeri yang responsif," kata Ganjar.

Selama lima tahun terakhir, ekspor produk manufaktur Indonesia tumbuh 63%, lebih tinggi dari total pertumbuhan ekspor produk non-migas yang hanya tumbuh 54%.

Keberpihakan Ganjar Pranowo terhadap produk lokal tak sekadar ucapan. Hal itu juga dibuktikan Ganjar dengan mengenakan sepatu lokal merek Pijak Bumi bertuliskan Sat Set saat mengikuti debat perdana Pilpres 2024 di KPU, Selasa (12/12/2023) malam.

"Ini sepatu karya anak muda Indonesia. Sepatunya menarik karena ada tulisan Sat Set. Waktu saya mau debat, ada anak yang kirim pesan ke saya, mau tidak Pak pakai sepatu saya. Saya lihat sepatunya dan menarik, wah saya mau banget," kata Ganjar.

Dalam kunjungan ke Sukoharjo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, Ganjar juga tak segan mempromosikan jamu. "Kalau kamu pengin tahu hebatnya dunia perjamuan kita, datang ke Sukoharjo. Cuma di sini yang punya Pasar Jamu. Mau nongkrong juga bisa kok. Gasken ya," kata Ganjar.

Ganjar menyebut Indonesia memiliki potensi yang besar untuk bisa menjadi pusat herbal di dunia. Komitmen Ganjar untuk mendukung produk lokal sudah dilakukan sejak menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Pada 2022, Ganjar telah menganggarkan Rp3,8 triliun bagi belanja UMKM di e-catalog Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ganjar juga membentuk Satgas TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) demi mendorong peningkatan kualitas produk lokal.

Di era kepemimpinan Ganjar, UMKM di Jawa Tengah melesat. Pada 2022 industri mikro dan kecil (IMK) paling banyak berada di Jawa Tengah, porsinya mencapai 20,6% dari total jumlah IMK nasional.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2022 terdapat 4,3 juta unit usaha industri mikro dan kecil (IMK) di Indonesia, dengan total jumlah tenaga kerja sekitar 9,4 juta orang. IMK yang dimaksud dalam data ini adalah industri pengolahan/manufaktur yang memiliki pekerja kurang dari 20 orang per unit usaha.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
TikTok Shop by Tokopedia...
TikTok Shop by Tokopedia Dorong 35 Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Kopdes Merah Putih dengan Brand Kolektif Berbasis Produk Lokal
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
SNI Jadi Benteng Produk...
SNI Jadi Benteng Produk Lokal dan Jalan IKM Tembus Ekspor
Gerakan Musyawarah Revitalisasi...
Gerakan Musyawarah Revitalisasi Pangan Lokal Digagas di Cinere
Rekomendasi
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Ganjar-Mahfud Komitmen...
Ganjar-Mahfud Komitmen Lewat E-Budgeting dan E-Planning
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved