Genjot Produk Lokal, Ganjar Anggarkan Rp3,8 Triliun Belanja UMKM
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 12:30 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus melakukan optimalisasi penggunaan produk lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
NUSA DUA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus melakukan optimalisasi penggunaan produk lokal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu strateginya dengan memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah.
"Komitmen untuk produk dalam negeri dan UMKM untuk Provinsi Jawa Tengah dari data rencana umum pengadaan atau penyedia kurang lebih Rp3,8 triliun. Terus untuk komitmen pengadaan produk dalam negeri Rp3,5 triliun," tutur Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menghadiri acara, di Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (7/10/2022).
Baca Juga: Tarik Minat Investor ke Jateng, Ganjar: Kita Jemput Bola
Ganjar melanjutkan, data rencana umum pengadaan produk impor hanya sekitar Rp302 miliar. Ganjar mengatakan, itu berarti komitmen Jateng menggunakan produk dalam negeri berikisar 92,12 persen dari APBD Jateng per tanggal 30 September 2022.
"Lalu realisasi belanja paket RUP dengan komitmen P3DN (Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri) ini untuk Pemerintah Provinsi Jateng sampai dengan 23 September 2022, 53,17 persen. Ini totalnya sudah segitu, ya lumayan lah untuk bisa kita sampaikan kepada publik," katanya.
Di samping itu, Ganjar mengatakan pihaknya juga memanfaatkan aplikasi Blankon Jateng untuk menyerap belanja produk dalam negeri di Pemprov Jateng dan masyarakat. Hingga 30 September 2022, kata Ganjar, presentase realisasi belanjanya kurang lebih 12,17 persen.
"Komitmen untuk produk dalam negeri dan UMKM untuk Provinsi Jawa Tengah dari data rencana umum pengadaan atau penyedia kurang lebih Rp3,8 triliun. Terus untuk komitmen pengadaan produk dalam negeri Rp3,5 triliun," tutur Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menghadiri acara, di Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (7/10/2022).
Baca Juga: Tarik Minat Investor ke Jateng, Ganjar: Kita Jemput Bola
Ganjar melanjutkan, data rencana umum pengadaan produk impor hanya sekitar Rp302 miliar. Ganjar mengatakan, itu berarti komitmen Jateng menggunakan produk dalam negeri berikisar 92,12 persen dari APBD Jateng per tanggal 30 September 2022.
"Lalu realisasi belanja paket RUP dengan komitmen P3DN (Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri) ini untuk Pemerintah Provinsi Jateng sampai dengan 23 September 2022, 53,17 persen. Ini totalnya sudah segitu, ya lumayan lah untuk bisa kita sampaikan kepada publik," katanya.
Di samping itu, Ganjar mengatakan pihaknya juga memanfaatkan aplikasi Blankon Jateng untuk menyerap belanja produk dalam negeri di Pemprov Jateng dan masyarakat. Hingga 30 September 2022, kata Ganjar, presentase realisasi belanjanya kurang lebih 12,17 persen.
Lihat Juga :