Kompak Turun! Berikut Perbandingan Harga BBM Pertamina vs Swasta Hari Ini 9 Januari 2024
Selasa, 09 Januari 2024 - 07:35 WIB
loading...
Mengawali tahun baru 2024, baik Pertamina maupun SPBU Swasta sama-sama melakukan perubahan terhadap harga bahan bakar minyak (BBM), berikut perbandingannya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Mengawali tahun baru 2024, baik PT Pertamina (Persero) maupun SPBU Swasta sama-sama melakukan perubahan terhadap harga bahan bakar minyak (BBM). Berikut perbandingan harga BBM di SPBU Pertamina dengan milik Swasta per hari ini, Selasa (9/1/2024).
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Bakal Berlipat Ganda, Goldman Sachs Ungkap Ancamannya
Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi , per 1 Januari 2024. Penurunan harga itu berlaku untuk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Green 95, Dexlite dan Pertamina Dex.
Untuk wilayah Jawa, Pertamax akan disesuaikan menjadi Rp12.950 per liter dari Rp 13.350, Pertamax Green 95 menjadi Rp13.900 dari Rp14.900 perliter, Pertamax Turbo menjadi Rp14.400 dari Rp15.350 per liter, Dexlite menjadi Rp14.550 dari Rp15.550 per liter, dan Pertamina Dex menjadi Rp15.100 dari Rp16.200 per liter.
"Harga ini berlaku untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen," jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting dalam keterangan resminya beberapa waktu.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Bakal Berlipat Ganda, Goldman Sachs Ungkap Ancamannya
Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi , per 1 Januari 2024. Penurunan harga itu berlaku untuk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Green 95, Dexlite dan Pertamina Dex.
Untuk wilayah Jawa, Pertamax akan disesuaikan menjadi Rp12.950 per liter dari Rp 13.350, Pertamax Green 95 menjadi Rp13.900 dari Rp14.900 perliter, Pertamax Turbo menjadi Rp14.400 dari Rp15.350 per liter, Dexlite menjadi Rp14.550 dari Rp15.550 per liter, dan Pertamina Dex menjadi Rp15.100 dari Rp16.200 per liter.
"Harga ini berlaku untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen," jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting dalam keterangan resminya beberapa waktu.
Lihat Juga :