Perdagangan Bursa Karbon Capai Rp30,9 Miliar hingga Akhir 2023
Selasa, 09 Januari 2024 - 22:37 WIB
loading...
A
A
A
"Tentunya ke depan potensi perdagangan Bursa Karbon diperkirakan masih akan terus meningkat, mengingat saat ini sudah semakin banyak industri yang memiliki target net zero emission," papar Inarno.
Baca Juga: BEI Ungkap Ada 20 Perusahaan Siap Masuk Bursa Karbon
Sebagaimana diketahui, saat ini masih terdapat dua unit proyek karbon berbasis Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK), yaitu PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melalui proyek Lahendong Unit 5 dan 6, kemudian PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), melalui proyek PT PJB UP Muara Karang.
Baca Juga: BEI Ungkap Ada 20 Perusahaan Siap Masuk Bursa Karbon
Sebagaimana diketahui, saat ini masih terdapat dua unit proyek karbon berbasis Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK), yaitu PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melalui proyek Lahendong Unit 5 dan 6, kemudian PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), melalui proyek PT PJB UP Muara Karang.
(nng)
Lihat Juga :