Reformasi Ekonomi Presiden Nyentrik Argentina Bikin Inflasi Tembus 200%
Minggu, 14 Januari 2024 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Langkah-langkah drastis yang diambil oleh pemerintahan baru telah memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap harga-harga di dalam negeri dan harga pangan pada khususnya.
Daya beli masyarakat Argentina turun rata-rata sekitar 10% pada bulan Desember karena kenaikan upah lebih lambat dibandingkan kenaikan harga, menurut Fernando Marull, direktur konsultan keuangan FMyA, seperti dikutip oleh FT, Minggu (14/1/2024).
Selain itu, jajak pendapat rutin yang dilakukan oleh Federasi Bisnis Menengah Argentina terhadap pengecer menunjukkan penurunan penjualan sebesar 13,7% pada bulan Desember dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2022.
Menurut Marull, inflasi dan aktivitas ekonomi akan tetap "mengerikan" setidaknya hingga bulan Januari dan Februari. "Setelah itu, jika rencana ekonomi Milei berhasil, kita akan mulai melihat adanya pemulihan," ujarnya.
Daya beli masyarakat Argentina turun rata-rata sekitar 10% pada bulan Desember karena kenaikan upah lebih lambat dibandingkan kenaikan harga, menurut Fernando Marull, direktur konsultan keuangan FMyA, seperti dikutip oleh FT, Minggu (14/1/2024).
Selain itu, jajak pendapat rutin yang dilakukan oleh Federasi Bisnis Menengah Argentina terhadap pengecer menunjukkan penurunan penjualan sebesar 13,7% pada bulan Desember dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2022.
Menurut Marull, inflasi dan aktivitas ekonomi akan tetap "mengerikan" setidaknya hingga bulan Januari dan Februari. "Setelah itu, jika rencana ekonomi Milei berhasil, kita akan mulai melihat adanya pemulihan," ujarnya.
(fjo)
Lihat Juga :