Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:48 WIB
loading...
Inflasi Kembali Muncul,...
Angka CPI penting karena secara langsung berdampak pada ekspektasi bank sentral. Apabila tingkat inflasi lebih tinggi dari perkiraan, sedangkan inflasi lebih rendah. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Salah satu tema yang kembali muncul di pasar keuangan global adalah inflasi . Setelah periode yang cukup lama di mana situasi inflasi relatif tenang, meningkatnya tekanan dari harga komoditas telah memaksa para trader untuk kembali memperhatikan prospek inflasi, kebijakan bank sentral, dan kondisi pasar.

Energi merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi dinamika inflasi. Meningkatnya biaya minyak, gas alam, dan bahan bakar berdampak pada kenaikan biaya di bidang transportasi, produksi, logistik, dan operasional rantai pasokan. Secara bertahap, perusahaan mungkin akan menemukan cara untuk mengalihkan sebagian biaya mereka kepada para pelanggan, sehingga menyebabkan kenaikan harga. Baca juga: Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi

Angka indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) penting karena secara langsung berdampak pada ekspektasi bank sentral. Apabila tingkat inflasi lebih tinggi dari perkiraan, ekspektasi bahwa bank sentral akan kembali menaikkan suku bunga pun akan meningkat, sedangkan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan akan membuat para pelaku pasar mengantisipasi adanya perubahan dalam kebijakan.

Beberapa tren pasar penting bisa terpengaruh sejumlah peristiwa. Mulai dari meningkatnya atau menurunnya permintaan USD dan pergerakan dalam imbal hasil obligasi. ”Kemudian, pergerakan harga emas, pergerakan harga komoditas, hingga volatilitas indeks equitas,” demikian bunyi rilis Justmarkets, Kamis (23/7/2026).

Situasi pasar saat ini cukup rumit karena ancaman inflasi tinggi terus meningkat, namun di sisi lain, pertumbuhan ekonomi masih tidak stabil. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil seharusnya mendorong bank sentral untuk mengambil langkah yang lebih lunak, seperti menurunkan suku bunga dan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar.

Pasar Manakah yang Paling Bereaksi terhadap CPI?
Hampir semua pasar keuangan kemungkinan akan terpengaruh oleh rilis data inflasi. Pertama, Pasar Forex. Pasangan forex mayor, seperti EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY, cenderung bereaksi kuat terhadap laporan inflasi apabila angkanya berdampak signifikan terhadap ekspektasi Federal Reserve atau bank sentral besar lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved