Ada Potensi Perang Saham Big Caps, IHSG Hari Ini Bakal Menuju 7.285

Selasa, 23 Januari 2024 - 07:45 WIB
loading...
Ada Potensi Perang Saham...
IHSG hari ini berpotensi bergerak dalam kecenderungan menguat pada sepanjang perdagangan dengan pergerakan indeks akan berada di kisaran 7.185-7.285. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini berpotensi bergerak dalam kecenderungan menguat pada sepanjang perdagangan dengan pergerakan indeks akan berada di kisaran 7.185-7.285. Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, dilihat dari perdagangan sebelumnya, pergerakan IHSG masih terindikasi “perang” saham -saham berbobot besar saja.

"Terlihat dari nilai transaksi harian yang tinggi, namun jumlah saham yang menurun ada lebih banyak dari jumlah saham yang menguat. Ini berarti, IHSG masih bergerak mixed efek dari saham-saham tertentu saja," tulis William dalam analisisnya, Selasa (23/1/2024).

Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Naik di 7.247, Tiga Saham Pesta Pora

Menurut William, volatilitas bisa meningkat mengingat pada bulan Februari biasanya ada rebalancing indeks. Jadi setelah dari sini barulah pergerakan IHSG bisa kembali stabil dan sisanya akan mengikuti sentimen pilpres.

"Meskipun nilai transaksi tinggi, namun belum ada bantuan net buy asing pada perdagangan kemarin. Ini semakin mengkonfirmasi pergerakan IHSG yang memiliki kecenderungan sideways atau konsolidasi," jelasnya.

Baca Juga: IHSG Dibuka Naik ke 7.233, MSKY dan ELIT Pimpin Top Gainers

Untuk faktor teknikal, pergerakan IHSG masih dalam tahap pengujian support 7200, terlihat konsolidasi. Sedangkan untuk sentimen, belum ada sentimen baru untuk diperhatikan saat ini.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 20.52 poin (+0.28%) menuju 7247,92 pada perdagangan hari Senin 22 Januari 2024. Sebanyak 211 saham menguat, 325 saham menurun, dan 232 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 11.7T (all market).

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal

BBRI, buy, support 5700, resistance 5900.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.

UNVR, wait and see, support 3000, resistance 3300.
Trend following dengan posisi candlestick menurun di bawah MA5 dan MA20.

CTRA, buy, support 1200, resistance 1300.
Pengujian support 1200 yang mana juga merupakan support MA20, berhasil mempertahankan support ini akan mengkonfirmasi penguatan lanjutan.

ARTO, buy, support 3310, resistance 3860.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Tiga Kartu Merah Warnai...
Tiga Kartu Merah Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Rekor Lama Terancam?
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved