Benteng Penjaga Ekonomi Rusia Sebut Pangsa Negara BRICS Sudah Menyalip G7
Selasa, 30 Januari 2024 - 22:57 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain Argentina yang meski secara resmi menerima undangan bergabung pada 1 Januari tahun ini, namun Presiden baru terpilih Javier Milei menolak keputusan tersebut. Ia justru berjanji untuk memperkuat hubungan yang lebih dekat dengan Barat sebagai gantinya menolak BRICS.
Dengan penambahan lima negara baru, BRICS siap untuk menguasai lebih dari 40% produksi minyak mentah global, sementara populasinya akan berjumlah hampir 3,6 miliar – hampir setengah dari total dunia.
Sementara itu banyak negara lain telah menyatakan minatnya untuk menjadi anggota BRICS, sedangkan beberapa di antaranya sudah secara resmi mengajukan permohonan. Mereka di antaranya termasuk Venezuela, Thailand, Senegal, Kuba, Kazakhstan, Belarus, Bahrain, dan Pakistan.
Menurut data dari IMF, pangsa G7 dalam PDB global dalam hal PPP telah mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir, dari 50,42% pada tahun 1982 menjadi 30,39% di tahun 2022. Lembaga yang berbasis di Washington itu memperkirakan, angka tersebut bisa terus turun menjadi 29,44% tahun ini.
Dengan penambahan lima negara baru, BRICS siap untuk menguasai lebih dari 40% produksi minyak mentah global, sementara populasinya akan berjumlah hampir 3,6 miliar – hampir setengah dari total dunia.
Sementara itu banyak negara lain telah menyatakan minatnya untuk menjadi anggota BRICS, sedangkan beberapa di antaranya sudah secara resmi mengajukan permohonan. Mereka di antaranya termasuk Venezuela, Thailand, Senegal, Kuba, Kazakhstan, Belarus, Bahrain, dan Pakistan.
Menurut data dari IMF, pangsa G7 dalam PDB global dalam hal PPP telah mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir, dari 50,42% pada tahun 1982 menjadi 30,39% di tahun 2022. Lembaga yang berbasis di Washington itu memperkirakan, angka tersebut bisa terus turun menjadi 29,44% tahun ini.
(akr)
Lihat Juga :