Benteng Penjaga Ekonomi Rusia Sebut Pangsa Negara BRICS Sudah Menyalip G7

Selasa, 30 Januari 2024 - 22:57 WIB
loading...
Benteng Penjaga Ekonomi...
Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina mengungkapkan, bahwa pangsa negara-negara BRIC telah melampaui kelompok G7. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina mengungkapkan, bahwa pangsa negara-negara BRICS telah melampaui kelompok G7 . Sebelum perluasan anggota, pangsa negara-negara BRICS, yang mencakup lebih dari tiga miliar penduduk global telah mencapai hampir 26% dari PDB dunia.

Baca Juga: Arab Saudi Klarifikasi Kabar Gabung BRICS, Belum Resmi Jadi Anggota!

Namun Elvira Nabiullina mengungkapkan, dengan penambahan anggota baru, pangsa BRICS dalam output global naik dari 31% menjadi 35% pada akhir 2023. Metrik yang digunakan Nabiullina disebut PDB dalam hal PPP, atau paritas daya beli.

PPP adalah metrik yang populer dipakai banyak ekonom yang membandingkan produktivitas ekonomi dan standar hidup antar negara dengan menyesuaikan perbedaan biaya barang dan jasa.

"Ekonomi BRICS berkembang cukup cepat," kata Nabiullina, sembari menekankan bahwa kelompok itu memainkan peran penting di dunia.

Baca Juga: Mengenal Elvira Nabiullina, Wanita Tangguh Perisai Ekonomi Rusia

Tahun lalu, BRICS memutuskan melakukan ekspansi yang sebelumnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. BRICS kemudian mengakui Arab Saudi, Iran, Ethiopia, Mesir, Argentina, dan Uni Emirat Arab, sambil membiarkan pintu terbuka untuk menerima anggota baru.

Di sisi lain Argentina yang meski secara resmi menerima undangan bergabung pada 1 Januari tahun ini, namun Presiden baru terpilih Javier Milei menolak keputusan tersebut. Ia justru berjanji untuk memperkuat hubungan yang lebih dekat dengan Barat sebagai gantinya menolak BRICS.

Dengan penambahan lima negara baru, BRICS siap untuk menguasai lebih dari 40% produksi minyak mentah global, sementara populasinya akan berjumlah hampir 3,6 miliar – hampir setengah dari total dunia.

Sementara itu banyak negara lain telah menyatakan minatnya untuk menjadi anggota BRICS, sedangkan beberapa di antaranya sudah secara resmi mengajukan permohonan. Mereka di antaranya termasuk Venezuela, Thailand, Senegal, Kuba, Kazakhstan, Belarus, Bahrain, dan Pakistan.

Menurut data dari IMF, pangsa G7 dalam PDB global dalam hal PPP telah mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir, dari 50,42% pada tahun 1982 menjadi 30,39% di tahun 2022. Lembaga yang berbasis di Washington itu memperkirakan, angka tersebut bisa terus turun menjadi 29,44% tahun ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Rekomendasi
Gaya Hidup Sehat Masyarakat...
Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban: Intip Keseruan Summer Wellness Club 2026 di Kuningan City Mall
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Berita Terkini
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved