IMF Ramal Ekonomi Israel Makin Hancur Tahun Ini Akibat Perang

Rabu, 31 Januari 2024 - 12:18 WIB
loading...
IMF Ramal Ekonomi Israel...
IMF memproyeksikan ekonomi Israel akan semakin hancur apabila terus melancarkan serangan di Gaza. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Israel akan melambat signifikan tahun ini seiring berlarut-larutnya perang melawan Hamas di Gaza.

Menurut Kepala Ekonom Pierre-Olivier Gourinchas, Produk Domestik Bruto (PDB) akan jauh lebih rendah dari perkiraan IMF sebelum perang sebesar 3%.

"Kita akan berada jauh di bawah itu," ungkapnya dalam sebuah konferensi pers dengan para wartawan, dikutip BNN Bloomberg, Rabu (31/1/2024). "IMF belum mempublikasikan angka yang spesifik."

Baca Juga: Putin Tegaskan Belarusia Sekarang jadi Kekuatan Nuklir

Perang yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 ketika militan Hamas merangsek masuk ke wilayah selatan Israel masih terus berkecamuk. Para pejabat Israel mengatakan bahwa mereka masih membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mencapai tujuan mereka, bahkan mungkin membutuhkan waktu sepanjang tahun ini.

Proyeksi pertumbuhan Bank of Israel pada 2024 adalah 2%, sementara estimasi kementerian keuangan lebih rendah, yaitu 1,6%. Sudah ada banyak tanda-tanda bahwa ekonomi senilai USD520 miliar semakin terpukul.

Baca Juga: Ekonomi Israel Hancur karena Keluarkan Rp4,18 Triliun per Hari untuk Perang Gaza

Kementerian Keuangan Israel mengatakan bahwa PDB mungkin mengalami kontraksi sekitar 20% dari kuartal ke kuartal antara bulan Oktober dan Desember.

Aktivitas di banyak sektor konsumen telah merosot sementara bisnis-bisnis berjuang dengan kekurangan tenaga kerja ratusan ribu orang dipanggil sebagai tentara cadangan, meskipun sebagian besar telah dibebaskan. Defisit fiskal diperkirakan akan melonjak menjadi 6,6% dari PDB tahun ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Rekomendasi
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved