Bidik Pertumbuhan Kredit 13-15% di 2024, Dirut Mandiri Ungkap Rencana Pengembangan Bisnis
Rabu, 31 Januari 2024 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
"Yang kedua, tumbuh di segmen retail dengan meningkatkan pendekatan value chain berbasis ekosistem dan sektor unggulan di masing-masing wilayah. Yang ketiga, melanjutkan pengembangan inisiatif digital yang progresif untuk livin' merchant, Kopra, dan smart branch, utama untuk mendorong pertumbuhan kredit," jelas Darmawan.
Strategi keempat, meningkatkan sinergi dengan perusahaan anak kami, mulai dari proses teknis, mengembalikan bisnis proses dengan memanfaatkan teknologi serta menjalankan prinsip risk management perusahaan di perusahaan induk secara pruden.
Penyaluran kredit Bank Mandiri tahun 2023 mencapai Rp1.398,1 triliun atau tumbuh 16,3% yoy. Kredit tersebut melampaui pertumbuhan kredit industri sebesar 10,38% yoy. Untuk mendukung pertumbuhan Bank Mandiri, pertumbuhan kredit diarahkan pada faktor sustainable terkait green dan sosial.
Sementara itu Bank Mandiri memproyeksi tren pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) di industri perbankan akan lebih baik di tahun 2024. Tren DPK tersebut didorong kondisi perekonomian lebih baik di Indonesia dan realisasi belanja pemerintah terkait pemilu.
“Meskipun kami tetap waspada risiko perlambatan ekonomi global yang dapat berdampak surplus perdagangan Indonesia, yang merupakan salah satu sumber DPK perbankan. Kami menargetkan pertumbuhan DPK Bank Mandiri di atas rata-rata pertumbuhan industri,” jelas Darmawan.
Strategi keempat, meningkatkan sinergi dengan perusahaan anak kami, mulai dari proses teknis, mengembalikan bisnis proses dengan memanfaatkan teknologi serta menjalankan prinsip risk management perusahaan di perusahaan induk secara pruden.
Penyaluran kredit Bank Mandiri tahun 2023 mencapai Rp1.398,1 triliun atau tumbuh 16,3% yoy. Kredit tersebut melampaui pertumbuhan kredit industri sebesar 10,38% yoy. Untuk mendukung pertumbuhan Bank Mandiri, pertumbuhan kredit diarahkan pada faktor sustainable terkait green dan sosial.
Sementara itu Bank Mandiri memproyeksi tren pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) di industri perbankan akan lebih baik di tahun 2024. Tren DPK tersebut didorong kondisi perekonomian lebih baik di Indonesia dan realisasi belanja pemerintah terkait pemilu.
“Meskipun kami tetap waspada risiko perlambatan ekonomi global yang dapat berdampak surplus perdagangan Indonesia, yang merupakan salah satu sumber DPK perbankan. Kami menargetkan pertumbuhan DPK Bank Mandiri di atas rata-rata pertumbuhan industri,” jelas Darmawan.
(akr)
Lihat Juga :