Giliran Inggris Dihantam Resesi, Apa Langkah Indonesia?

Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:03 WIB
loading...
Giliran Inggris Dihantam...
Ekonom Indef mengatakan, pemerintah Indonesia harus melakukan aksi cepat dengan perluasan bantuan sosial model cash transfer, guna mengantisipasi gelombang resesi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Merespons resesi yang menghantam baik negara-negara maju seperti terbaru giliran Inggris yang resmi masuk jurang resesi. Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan, pemerintah Indonesia harus melakukan aksi cepat dengan perluasan bantuan sosial model cash transfer ke masyarakat rentan miskin agar bisa langsung dibelanjakan.

(Baca Juga: Inggris Resmi Masuk Jurang Resesi untuk Pertama Kalinya Sejak 11 Tahun )

"Perluasan bantuan sosial model cash transfer ke masyarakat rentan miskin agar langsung di belanjakan," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Dia melanjutkan, pemerintah juga harus menjaga UMKM karena penyerapan tenaga kerja di sektor formal tidak bisa diharapkan. "UMKM itu kan 90% lebih terdiri dari mikro dan ultra mikro yang tidak tersentuh perbankan. Jadi solusinya bukan relaksasi pinjaman, tapi pemberian modal kerja langsung," jelasnya.

(Baca Juga: Jokowi Sudah Setuju, Tiap Pelaku UMKM Dapat Bantuan Rp2,4 Juta )

Sambung Bhima menambahkan, pemerintah juga harus mendorong transformasi sektor digital karena di tengah pandemi aktivitas masyarakat sebagian bergeser ke digital. "Market share e-commerce terhadap total retail baru 5% dari data we are social terakhir per April 2020," tandasnya.

(Baca Juga: Bagi-bagi Uang Tunai Rp2,4 Juta ke Pelaku UMKM Sudah Dekat, Erick Beri Bocoran )

Sebelumnya Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, bahwa dalam rapat terbatas (ratas) hari ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui program bantuan produktif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program ini ditekankan oleh Teten, sifatnya bantuan dan bukan pinjaman.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Purbaya Ungkap Subsidi...
Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit Dimulai Juni 2026, Insentif Mobil Berapa?
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Stimulus Ekonomi 2025,...
Stimulus Ekonomi 2025, Pemerintah Buka Program Magang S1-D3 dengan Gaji UMP
Efektivitas Stimulus...
Efektivitas Stimulus Ekonomi
Rekomendasi
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved