Geser China, Permintaan Minyak India Bakal Mendominasi dalam 7 Tahun ke Depan
Jum'at, 09 Februari 2024 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu ekonomi China berjalan ke arah berlawanan. Pertumbuhan pasca-Covid Beijing yang tertekan dan gejolak sektor properti telah menjadi pukulan telak bagi pasar sahamnya. Investor asing juga telah melarikan diri dari pasar.
Tetapi di luar penguatan ekonomi, pertumbuhan permintaan minyak India juga merupakan gejala dari krisis energi global, IEA mencatat, negara-negara di seluruh dunia telah didorong untuk memprioritaskan keamanan energi.
Kekhawatiran itu adalah masalah besar bagi India, negara yang sangat bergantung pada impor minyak. Dimana mereka hanya menghasilkan 13% dari kebutuhan pasokannya.
Pemerintah India telah mengucurkan dana besar ke sektor penyulingan untuk mengantisipasi permintaan yang melonjak. Negara ini diperkirakan akan menambah sekitar 1 juta barel per hari untuk kapasitas penyulingan kilang baru pada tahun 2030, lebih banyak daripada negara lain selain China.
Menurut IEA, permintaan minyak India akan lebih kuat – sekitar 480 kilo barel per hari – jika bukan karena investasi mereka dalam transisi energi.
Tetapi di luar penguatan ekonomi, pertumbuhan permintaan minyak India juga merupakan gejala dari krisis energi global, IEA mencatat, negara-negara di seluruh dunia telah didorong untuk memprioritaskan keamanan energi.
Kekhawatiran itu adalah masalah besar bagi India, negara yang sangat bergantung pada impor minyak. Dimana mereka hanya menghasilkan 13% dari kebutuhan pasokannya.
Pemerintah India telah mengucurkan dana besar ke sektor penyulingan untuk mengantisipasi permintaan yang melonjak. Negara ini diperkirakan akan menambah sekitar 1 juta barel per hari untuk kapasitas penyulingan kilang baru pada tahun 2030, lebih banyak daripada negara lain selain China.
Menurut IEA, permintaan minyak India akan lebih kuat – sekitar 480 kilo barel per hari – jika bukan karena investasi mereka dalam transisi energi.
(akr)
Lihat Juga :