Peruri Jadi GovTech Indonesia, Wamen BUMN Beberkan Tugas Utamanya
Selasa, 13 Februari 2024 - 22:06 WIB
loading...
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo meminta Perum Peruri fokus memperkuat struktur organisasi dan pelayanan yang lebih optimal guna mendukung penugasan baru sebagai GovTech Indonesia atau INA Digital. Peruri harus fokus pada dua elemen dalam kerangka kerja adaptif yakni transformasi organisasi dan orang-orang yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.
"INA Digital merupakan masa depan Peruri, di samping tetap menjalankan tugasnya dalam mencetak uang rupiah dan dokumen sekuriti lainnya, Peruri harus berfokus pada penyelenggaraan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) sebagai GovTech Indonesia," ujar Tiko di Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Baca Juga: Peruri Sulap Aset Nganggur Jadi Restoran Bernuansa Bali
Dia menyampaikan untuk menjadi perusahaan yang unggul, Peruri juga harus mampu menyusun rencana transformasi jangka panjang dan strategic adjustments untuk mengoptimalkan short-term opportunities.
Tiko menyebut Peruri sebagai Perum yang sangat bergantung pada regulasi pemerintah, tetap mampu menjaga profitabilitasnya dengan bertransformasi dari sisi teknologi untuk menciptakan produk yang berkualitas serta mampu kompetitif di bisnis internasional.
INA Digital akan mengintegrasikan layanan digital pemerintahan ke dalam satu portal nasional, sehingga publik dapat mengakses beberapa layanan pemerintahan menjadi lebih efisien, cepat dan efektif melalui adanya single sign-on berbasis kebutuhan masyarakat/citizen centric.
Beberapa aplikasi SPBE prioritas yang diintegrasikan adalah layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan bantuan sosial, layanan administrasi kependudukan, layanan transaksi keuangan negara, layanan administrasi pemerintahan, layanan portal layanan publik, layanan satu data Indonesia, dan layanan Kepolisian.
"INA Digital merupakan masa depan Peruri, di samping tetap menjalankan tugasnya dalam mencetak uang rupiah dan dokumen sekuriti lainnya, Peruri harus berfokus pada penyelenggaraan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) sebagai GovTech Indonesia," ujar Tiko di Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Baca Juga: Peruri Sulap Aset Nganggur Jadi Restoran Bernuansa Bali
Dia menyampaikan untuk menjadi perusahaan yang unggul, Peruri juga harus mampu menyusun rencana transformasi jangka panjang dan strategic adjustments untuk mengoptimalkan short-term opportunities.
Tiko menyebut Peruri sebagai Perum yang sangat bergantung pada regulasi pemerintah, tetap mampu menjaga profitabilitasnya dengan bertransformasi dari sisi teknologi untuk menciptakan produk yang berkualitas serta mampu kompetitif di bisnis internasional.
INA Digital akan mengintegrasikan layanan digital pemerintahan ke dalam satu portal nasional, sehingga publik dapat mengakses beberapa layanan pemerintahan menjadi lebih efisien, cepat dan efektif melalui adanya single sign-on berbasis kebutuhan masyarakat/citizen centric.
Beberapa aplikasi SPBE prioritas yang diintegrasikan adalah layanan pendidikan, layanan kesehatan, layanan bantuan sosial, layanan administrasi kependudukan, layanan transaksi keuangan negara, layanan administrasi pemerintahan, layanan portal layanan publik, layanan satu data Indonesia, dan layanan Kepolisian.
Lihat Juga :