Beras Premium di Ritel Modern Masih Akan Mahal hingga April

Jum'at, 16 Februari 2024 - 22:24 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, penurunan harga beras premium menuju harga normal akan terjadi pada awal April 2024. Hal ini setelah adanya panen raya yang diperkirakan terjadi pada minggu ketiga atau keempat Maret 2024.

Roy menyebut setidaknya ada 3,5 juta ton beras yang dihasilkan pada panen raya di bulan depan. Sehingga, pasokan pangan ini diyakini bisa menekan harga beras premium milik swasta di pasar modern.

“Kita akan panen di Maret di minggu ketiga atau keempat Maret (2024), 3,5 juta ton yang berproses di penggilingan, dikemas baru sampai ke ritel di awal April dan itu baru normal lagi semua harga beras premium milik swasta atau diproduksi oleh swasta,” paparnya.

Berbeda dengan harga beras milik swasta, Roy memastikan harga beras premium milik Perum Bulog justru lebih murah di ritel modern, lantaran terikat dengan Harga Eceran Tertinggi yang diatur negara.

“Kemudian, beras premium yang diproduksi oleh Bulog, sesuai dengan tugas Bulog salah satunya adalah menyerap hasil padi, kemudian digiling, kemudian dijual ke retail dan pasar tradisional, nah kalau ini HET. Kalau beras dari olahan Bulog ini diserap dari petani beras premiumnya HET,” tukas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Baznas Salurkan 625...
Baznas Salurkan 625 Ton Beras Zakat Fitrah untuk 36 Provinsi
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Rekomendasi
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved