Turun Signifikan, BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham GTRA

Senin, 19 Februari 2024 - 08:26 WIB
loading...
Turun Signifikan, BEI...
BEI menyebut suspensi dilakukan dalam rangka cooling down perdagangan saham GTRA. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan atau suspensi atas saham PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) pada perdagangan hari ini, Senin 19 Februari 2024, sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan.

Baca Juga: Tarif Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ Bakal Naik, Ini Daftarnya

BEI menyebut suspensi itu dilakukan dalam rangka cooling down perdagangan saham GTRA. Otoritas Bursa juga menjelaskan bahwa suspensi itu bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham GTRA.

"Penghentian sementara perdagangan GTRA tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai," ungkap Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A, dalam surat resminya yang ditandatangani Jumat (16/2).

Baca Juga: Perang Suku Guncang Tetangga Indonesia, 53 Orang Tewas Dibantai

Terkait pengehntian tersebut, BEI juga meminta para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Berdasarkan data BEI, pergerakan saham GTRA, emiten distributor barang FMCG di wilayah Jabodetabek ini terus melemah. Adapun pada penutupan perdagangan Jumat (16/2), saham GTRA ditutup melemah 3,85% ke level 125. Sedangkan sepanjang lima hari perdagangan terakhir, saham GTRA telah koreksi 8,09% dan dalam sebulan saham ini turun hingga 48,35%.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved