Jokowi Sebut Pemilu 2024 Berjalan Lancar, Investor Tak Perlu Cemas

Selasa, 20 Februari 2024 - 14:12 WIB
loading...
Jokowi Sebut Pemilu...
Presiden Jokowi mengungkapkan Pemilu 2024 berjalan lancar sehingga investor tidak perlu lagi wait and see. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyebut tak ada lagi istilah wait and see pasca penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) pekan lalu (14/2/2024). Kondisi ini sejalan dengan pelaksanaan pemilu yang berjalan lancar.

Jokowi menyebut, banyak para pelaku bisnis yang kemarin masih menunggu pemilu atau wait and see karena khawatir dengan kondisi politik yang memanas menjelang pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

"Tetapi sekarang alhamdulillah pemilu berjalan dengan lancar, masyarakat berbondong-bondong ke TPS dengan riang gembira, dan kita harapkan, arus modal masuk, investasi habis pemilu bisa bergerak lebih meningkat dan lebih baik lagi," kata Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2024 di St Regis Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Baca Juga: Jokowi Perpanjang Bantuan Petani Gagal Panen Rp8 Juta per Hektare

Meski demikian, kondisi geopolitik global saat ini masih kurang baik dan kurang kondusif. Di mana, perang masih terjadi perang di Ukraina dan Gaza. Namun, Jokowi menegaskan bahwa kondisi politik dalam negeri masih stabil dan akan membangkitkan industri keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Jokowi memaparkan, permodalan perbankan mencapai 27,69%. Angka itu di atas negara-negara di kawasan, kredit perbankan juga masih bisa tumbuh di double digit pada level 10,38 year on year.

Di samping itu, ekonomi Indonesia tumbuh baik di level 5,05%. Tingkat inflasi juga terkendali dan terjaga di level 2,57%. Jokowi melanjutkan, cadangan devisa Indonesia berada di angka USD145 miliar dan neraca dagang mengalami surplus sebesar USD36 miliar, serta current account deficit surplus di level 0,16%.

"Saya kira angka-angka seperti itu yang harusnya kita optimistis terhadap ekonomi Indonesia di tahun 2024. Tapi tetap harus hati-hati, waspada," imbuh Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar juga menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tidak dalam fase wait and see.

Baca Juga: OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid Didukung Rasio CAR 27,69%

Menurut Mahendra kondisi tersebut juga ditopang oleh terlaksananya pemilu. Mahendra menyebut, pemilu yang dilaksanakan 14 Februari lalu merupakan pemilu dengan jumlah pemilih terbesar dari negara manapun di dunia, termasuk Amerika Serikat (AS).

"Oleh karena itu, kita harus menggunakan hal ini sebagai modalitas pembangunan perekonomian nasional dan stabilitas industri jasa keuangan. Indonesia tidak dalam periode seperti yang kerap didengungkan sebelum pemilu,” ujar Mahendra.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
H-2 Webinar Jadi Investor...
H-2 Webinar 'Jadi Investor Syariah', Amankan Slot Anda!
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Rekomendasi
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved