Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.597 per Dolar AS Sore Ini
Jum'at, 23 Februari 2024 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Komentar Waller muncul hanya beberapa jam setelah data menunjukkan klaim pengangguran secara tak terduga turun selama seminggu terakhir, menandakan berlanjutnya kekuatan di pasar tenaga kerja, yang memberikan semakin sedikit dorongan bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga lebih awal.
Prospek suku bunga AS yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama menjadi pertanda buruk bagi pasar Asia, karena kesenjangan antara imbal hasil yang berisiko dan yang berisiko rendah semakin menyempit. Gagasan ini membuat sebagian besar mata uang regional diperdagangkan lebih rendah pada minggu ini.
Alat CME Fedwatch menunjukkan para pedagang semakin mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan Mei dan Juni. Dari sisi sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) mencatat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami surplus sebesar USD8,6 miliar pada kuartal keempat 2023.
Surplus pada periode tersebut meningkat signifikan pada USD8,6 Miliar dibandingkan dengan kinerja kuartal sebelumnya yang mencatat defisit USD1,5 miliar, sehingga menopang ketahanan eksternal Indonesia.
Sedangkan surplus NPI pada kuartal keempat 2024 ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat serta defisit transaksi berjalan yang tetap rendah. Jika dirincikan, transaksi berjalan pada kuartal keempat 2024 mencatatkan défisit sebesar USD1,3 miliar, sedikit meningkat dibandingkan dengan defisit USD1,0 miliar.
Prospek suku bunga AS yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama menjadi pertanda buruk bagi pasar Asia, karena kesenjangan antara imbal hasil yang berisiko dan yang berisiko rendah semakin menyempit. Gagasan ini membuat sebagian besar mata uang regional diperdagangkan lebih rendah pada minggu ini.
Alat CME Fedwatch menunjukkan para pedagang semakin mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan Mei dan Juni. Dari sisi sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) mencatat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami surplus sebesar USD8,6 miliar pada kuartal keempat 2023.
Surplus pada periode tersebut meningkat signifikan pada USD8,6 Miliar dibandingkan dengan kinerja kuartal sebelumnya yang mencatat defisit USD1,5 miliar, sehingga menopang ketahanan eksternal Indonesia.
Sedangkan surplus NPI pada kuartal keempat 2024 ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat serta defisit transaksi berjalan yang tetap rendah. Jika dirincikan, transaksi berjalan pada kuartal keempat 2024 mencatatkan défisit sebesar USD1,3 miliar, sedikit meningkat dibandingkan dengan defisit USD1,0 miliar.
Lihat Juga :