Menakar Potensi Sektor Infrastruktur Pasca Pilpres 2024 dari Mata Pengusaha Muda

Jum'at, 23 Februari 2024 - 10:54 WIB
loading...
Menakar Potensi Sektor...
CEO PT Astrindo Senaputra Antonius Barimbing mengupas tuntas ekpektasi di kalangan pengusaha muda pasca-Pilpres 2024. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menatap potensi sektor infrastruktur khususnya bidang konstruksi Pasca Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 , CEO PT Astrindo Senaputra Antonius Barimbing menyakini keberlanjutan dari penyempurnaan infrastruktur di Indonesia menjadi satu hal yang pasti.

Baca Juga: Total 884,5 Km Ruas Tol Trans Sumatera Sudah Beroperasi

Bahkan, Antonius optimistis proyek infrastruktur di Indonesia akan mengalami kenaikan pesat pada tahun ini, seiring dengan program pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah. Seperti kita ketahui bersama, realisasi anggaran infrastruktur 2023 sebesar Rp455,8 triliun ini meningkat sebesar 22.2% Year to Year (YoY).

"Yang perlu diingat, ekpektasi investasi di bidang infrastruktur akan kembali meningkat, mengingat pada tahun ini juga pemerintah akan menggenjot proyek IKN (Ibu Kota Negara). Ekspektasi peningkatan itu akan berada di atas angka 30 persen. Saya yakin itu," kata Antonius mengupas tuntas ekpektasi di kalangan pengusaha muda pasca-Pilpres 2024.

Baca Juga: 170 Proyek Strategis Nasional Sudah Rampung, Investasinya Tembus Rp1.299 Triliun

Demi menjaga keberlanjutan, Antonius mengimbau kepada pendukung maupun simpatisan calon presiden yang berkompetisi pada Pilpres lalu agar legowo menerima hasil keputusan KPU nantinya.

"Tentu kita berharap para pendukung, simpatisan dan juga para pasangan calon agar bersikap dewasa, sehingga potensi adanya hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari. Mari kita jaga situasi kondusif ini, sehingga ekosistem bisnis dan usaha di Indonesia yang menopang perekonomian dapat berjalan dengan baik," imbau Antonius.

Dengan ekpektasi peningkatan yang sedemikian besar, Antonius menilai peluang bisnis di dunia infrastruktur untuk lima tahun ke depan sangatlah baik. Oleh karenanya, Antonius menyarankan pentingnya peningkatan kapasitas bagi pengusaha muda agar dapat menangkap peluang tersebut.

"Perlu adanya peningkatan dan upgraded working scale bagi para pengusaha muda, seperti perusahaan yang dilengkapi dengan sertifikasi ISO, sehingga dapat bersaing dengan kemungkinan perusahaan-perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) dalam dunia infrastruktur, yang kemungkinan makin banyak dengan adanya penarikan investor asing bagi proyek-proyek yang diselenggarakan pemerintah," saran Antonius.

Dikatakan Antonius, pasca-Pilpres ini harus disambut dengan situasi yang positif. Ia berharap seluruh stakeholder bangsa bahu-membahu membangun Indonesia ke arah yang lebih baik, dalam rangka mencapai Indonesia Emas tahun 2045.

"Dengan banyaknya pelaku usaha dalam dunia infrastruktur saat ini, kita harus optimis dan menetapkan prinsip sustain growth and scale up our capabilities, untuk dapat ikut ambil bagian bersama dengan pemerintahan yang baru nanti dalam membangun program infrastruktur menuju Indonesia Emas," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Turun ke Lapangan, Danrem...
Turun ke Lapangan, Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran
Rekomendasi
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved