Penumpang Pesawat Mulai Naik, AP II Siapkan Skenario Paling Apes
Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:56 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Awaluddin, kenaikan jumlah penumpang ini juga ditunjang oleh kerpeluan masyarakat dalam menggunakan pesawat untuk berwisata. Sebelumnya, masyarakat menggunakan pesawat hanya untuk perjalanan dinas dan bisnis saja.
(Baca Juga: AP II Terapkan 10 Kebiasaan Baru Penumpang Pesawat )
"Pergeseran pariwisata belum besar meski ada pergerakan. Akhir Juli long weekend saya kira masih di angka 10 sampai 15%. Sisanya keperluan bisnis usaha kerja. Artinya kita melihat itu lah kenapa faktor yang didorong safe travel campaign juga mendorong di titik destinasi," kata Awaluddin.
Awaluddin menambahkan, dalam situas pandemi seperti saat ini ada beberapa skenario yang disiapkan oleh perseroan. Pertama adalah skenario terbaik dengan target penumpang yang dilayani sebesar 39 juta orang dan 448 pergerakan pesawat
Kemudian skenario kedua adalah yang terburuk yang mana AP II hanya melayani 34,6 juta penumpang. Adapun jumlah pergerakan pesawat dalam skenario ini adala 409 ribu movement. "Yang apes skenario ketiga, hanya 351 ribu pergerakan pesawat dengan 29 juta pergerakan penumpang," ucap Awal.
(Baca Juga: AP II Terapkan 10 Kebiasaan Baru Penumpang Pesawat )
"Pergeseran pariwisata belum besar meski ada pergerakan. Akhir Juli long weekend saya kira masih di angka 10 sampai 15%. Sisanya keperluan bisnis usaha kerja. Artinya kita melihat itu lah kenapa faktor yang didorong safe travel campaign juga mendorong di titik destinasi," kata Awaluddin.
Awaluddin menambahkan, dalam situas pandemi seperti saat ini ada beberapa skenario yang disiapkan oleh perseroan. Pertama adalah skenario terbaik dengan target penumpang yang dilayani sebesar 39 juta orang dan 448 pergerakan pesawat
Kemudian skenario kedua adalah yang terburuk yang mana AP II hanya melayani 34,6 juta penumpang. Adapun jumlah pergerakan pesawat dalam skenario ini adala 409 ribu movement. "Yang apes skenario ketiga, hanya 351 ribu pergerakan pesawat dengan 29 juta pergerakan penumpang," ucap Awal.
(akr)
Lihat Juga :