Bank Sentral Israel Tahan Suku Bunga di 4,5% Saat Ekonomi Melemah

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:16 WIB
loading...
Bank Sentral Israel...
Bank of Israel mempertahankan suku bunga stabil pada hari, Senin (26/2) kemarin waktu setempat setelah sebelumnya memangkas seperempat poin pada bulan Januari. Foto/Dok
A A A
TEL AVIV - Bank of Israel mempertahankan suku bunga stabil pada hari, Senin (26/2) kemarin waktu setempat setelah sebelumnya memangkas seperempat poin pada bulan Januari. Bank sental mengambil pendekatan hati-hati, bahkan ketika ekonomi Israel melemah sebagai akibat dari perang melawan kelompok militan Palestina Hamas.

Analis yang disurvei oleh Reuters terpecah menjadi dua menjelang keputusan tersebut, dimana tujuh di antaranya memproyeksikan tidak ada perubahan dan tujuh lainnya memprediksi pengurangan 25 basis poin.

Bank sentral memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di 4,5%. Baca Juga: Bank Sentral Israel Pangkas Suku Bunga 25 Bps, Tanda-tanda Kejatuhan Ekonomi Yahudi?

Sebelum pemotongan pada Januari, bank sentral telah menaikkan suku bunga 10 kali berturut-turut dalam siklus pengetatan agresif dari level terendah sepanjang masa 0,1% pada April 2022, sebelum berhenti Juli lalu.

Sementara itu inflasi Israel turun menjadi 2,6% pada bulan Januari, untuk masih berada dalam kisaran target tahunan 1%-3%. Baca Juga: Ekonomi Israel Ambruk 19,4 Persen, Kontraksi Terbesar dalam Sejarah

Ekonomi Israel diketahui mengalami kontraksi sebesar 19,4% secara tahunan pada kuartal IV, mencerminkan efek dari perang berkepanjangan. Penurunan tajam melebihi perkiraan didorong oleh merosotnya konsumsi swasta sebesar 26,9% seiring kepercayaan yang anjlok setelah serangan 7 Oktober dan sektor rumah tangga mengurangi pengeluaran.

Selain itu investasi bisnis anjlok 67,8% dan ekspor turun 18,3%. "Didorong oleh hampir terhentinya pembangunan tempat tinggal akibat panggilan militer dan pengurangan pekerja," menurut Liam Peach, ekonom senior pasar negara berkembang di Capital Economics dilansir CNN.

"Pertumbuhan PDB selama 2024 secara keseluruhan sekarang tampaknya akan menjadi salah satu tingkat terlemahnya," kata Peach dalam sebuah catatan Senin.

Tahun lalu, ekonomi Israel tumbuh 2%, menurut kantor statistik.

Shekel Israel sedikit melemah setelah rilis data diperdagangkan sekitar 3,62 terhadap dolar AS. Tetapi mata uang telah pulih sejak jatuh sangat tajam setelah serangan Oktober, sebagian berkat dukungan dari bank sentral.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Rekomendasi
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved