Pengusaha Penggilingan Jamin 1.000 Persen Harga Beras Turun Saat Ramadan
Rabu, 28 Februari 2024 - 16:44 WIB
loading...
Perpadi (Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia) memproyeksikan harga beras baru mulai berangsur turun saat memasuki bulan suci ramadan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Perpadi (Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia) Billy Harianto mengatakan, harga beras baru mulai berangsur turun saat memasuki bulan suci ramadan . Hal itu menimbang dengan mulai masuknya periode panen raya pada bulan Maret - April mendatang.
Sehingga melimpahnya gabah karena musim panen, membentuk harga beras yang juga ikut turun di pasar masyarakat. Baca Juga: Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
"Sudah mulai turun, bulan Ramadan, 1000 persen saya jamin harga beras akan turun terus," ujar Billy saat ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang, Rabu (28/2/2024).
Terkait angka penurunannya, Billy menilai untuk beras jenis premium rasanya masih berat untuk di bawah harga HET Rp14.000 pada bulan-bulan ini atau menjelang masuknya puasa. Beras jenis premium kemungkinan baru bisa turun harga pada bulan April mendatang atau saat puncak panen raya.
"Kalau untuk mengikuti HET memang berat untuk saat ini, sekarang gini, yang penting barang ada, mau mahal yang penting ada. Itu turun ke HET baru di bulan 4 akhir finalnya," sambungnya.
Sehingga melimpahnya gabah karena musim panen, membentuk harga beras yang juga ikut turun di pasar masyarakat. Baca Juga: Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
"Sudah mulai turun, bulan Ramadan, 1000 persen saya jamin harga beras akan turun terus," ujar Billy saat ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang, Rabu (28/2/2024).
Terkait angka penurunannya, Billy menilai untuk beras jenis premium rasanya masih berat untuk di bawah harga HET Rp14.000 pada bulan-bulan ini atau menjelang masuknya puasa. Beras jenis premium kemungkinan baru bisa turun harga pada bulan April mendatang atau saat puncak panen raya.
"Kalau untuk mengikuti HET memang berat untuk saat ini, sekarang gini, yang penting barang ada, mau mahal yang penting ada. Itu turun ke HET baru di bulan 4 akhir finalnya," sambungnya.
Lihat Juga :