Lebih Efisien, Pekerja Milenial Perkotaan Disarankan Pilih Hunian Vertikal
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 08:41 WIB
loading...
A
A
A
"Sebenarnya tidak hanya pada integrasi moda transportasi, tetapi nanti arahnya juga ke pengembangan kawasan dan kota (urban development) sekaligus untuk pengurangan kawasan kumuh perkotaan," kata Menteri Basuki di Jakarta, Jumat (14/8/2020).
Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti menambahkan, saat ini lahan di kawasan perkotaan untuk lokasi perumahan tapak semakin terbatas. Untuk itu, pembangunan hunian vertikal menjadi pilihan bagi generasi milenial jika ingin tinggal dan bekerja di kawasan perkotaan.
“Pembangunan hunian vertikal seperti rumah susun dan apartemen akan mendorong penggunaan tanah yang lebih efektif dan jumlah unit hunian yang cukup banyak. Selain itu, dengan tinggal di hunian vertikal di kawasan perkotaan, generasi milenial dapat lebih mudah menjangkau kawasan perkantoran dan komersial yang menjadi lokasi kerjanya,” katanya. (Baca juga: 2029, Pemerintah Targetkan Jumlah Pergerakan dengan Angkutan Umum Capai 60% )
Disamping hunian vertikal, pemerintah juga mendorong perbankan untuk bisa mempermudah penyaluran KPR untuk para generasi milenial. Dengan demikian, generasi milenial akan lebih tertarik untuk menyisihkan penghasilannya untuk membeli aset seperti rumah.
Direktur Bank Tabungan Negara (BTN) Hirwandi Gafar menerangkan, BTN siap membantu generasi milenial untuk memiliki rumah yang layak huni baik rumah tapak maupun rumah susun.
Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti menambahkan, saat ini lahan di kawasan perkotaan untuk lokasi perumahan tapak semakin terbatas. Untuk itu, pembangunan hunian vertikal menjadi pilihan bagi generasi milenial jika ingin tinggal dan bekerja di kawasan perkotaan.
“Pembangunan hunian vertikal seperti rumah susun dan apartemen akan mendorong penggunaan tanah yang lebih efektif dan jumlah unit hunian yang cukup banyak. Selain itu, dengan tinggal di hunian vertikal di kawasan perkotaan, generasi milenial dapat lebih mudah menjangkau kawasan perkantoran dan komersial yang menjadi lokasi kerjanya,” katanya. (Baca juga: 2029, Pemerintah Targetkan Jumlah Pergerakan dengan Angkutan Umum Capai 60% )
Disamping hunian vertikal, pemerintah juga mendorong perbankan untuk bisa mempermudah penyaluran KPR untuk para generasi milenial. Dengan demikian, generasi milenial akan lebih tertarik untuk menyisihkan penghasilannya untuk membeli aset seperti rumah.
Direktur Bank Tabungan Negara (BTN) Hirwandi Gafar menerangkan, BTN siap membantu generasi milenial untuk memiliki rumah yang layak huni baik rumah tapak maupun rumah susun.
Lihat Juga :