Intip Strategi PGN Jamin Keberlanjutan Bisnis dan Dongkrak Pemanfaatan Gas Domestik
Jum'at, 01 Maret 2024 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
"PGN berupaya untuk merealisasikan target pertumbuhan panjang infrastruktur gas bumi nasional dengan penambahan 11.000 km di 2034. Secara bisnis partisipasi PGN dalam proyek-proyek strategis tersebut akan mendorong pertumbuhan konsumsi gas dalam jumlah yang besar. Sementara dengan banyaknya perusahaan besar yang beralih ke gas, PGN juga turut membantu proses transisi energi menuju net zero emisi. Dua hal itu adalah aspek fundamental bagi masa depan PGN," papar Arief.
Perusahaan, lanjut dia, juga terus memperluas jaringan gas bagi rumah tangga, di mana pada tahun ini PGN menargetkan untuk membangun perluasan sambungan rumah tangga sebanyak 200.000 sambungan rumah tangga. Dia menambahkan, perseroan juga sedang dalam tahap pembangunan proyek jargas di IKN, sehingga ditargetkan pengguna jargas dalam setahun ke depan sudah mencapai 1 juta rumah tangga.
Arief mengungkapkan, bisnis PGN dalam mendukung sektor hulu migas juga terbukti memberikan dampak bisnis yang besar. Salah satunya adalah proyek pipa minyak Rokan. Rencananya, tahun ini PGN juga akan berpartisipasi dalam membangin infrastruktur pipa Cikampek-Plumpang. "Peran strategis ini diharapkan akan meningkatkan kinerja PGN secara keseluruhan," tuturnya.
Strategi prioritas kedua, lanjut dia, adalah Adapt atau adaptif terhadap berbagai perubahan bisnis dan terus mengoptimalkan setiap peluang yang tersedia. Langkah inisiatif yang dilakukan PGN di antaranya adalah mengembangkan bisnis LNG sebagai salah satu sumber pasokan gas bumi bagi PGN. Untuk mendukung penguatan bisnis LNG ini, PGN juga berinisiatif untuk membangun infrastruktur LNG di dalam negeri.
Dia menjelaskan, pengembangan bisnis LNG penting untuk memperkuat ketahanan pasokan gas dalam negeri dimana pasokan gas pipa dalam kondisi natural decline sehingga LNG menjadi pilihan utama dalam menjaga keberlangsungan layanan termasuk menjadi sumber pertumbuhan kinerja baru dimana PGN telah memasuki era trading LNG Internasional.
Baca Juga: Bos Pentagon: NATO Perang dengan Rusia Jika Ukraina Kalah!
Perusahaan, lanjut dia, juga terus memperluas jaringan gas bagi rumah tangga, di mana pada tahun ini PGN menargetkan untuk membangun perluasan sambungan rumah tangga sebanyak 200.000 sambungan rumah tangga. Dia menambahkan, perseroan juga sedang dalam tahap pembangunan proyek jargas di IKN, sehingga ditargetkan pengguna jargas dalam setahun ke depan sudah mencapai 1 juta rumah tangga.
Arief mengungkapkan, bisnis PGN dalam mendukung sektor hulu migas juga terbukti memberikan dampak bisnis yang besar. Salah satunya adalah proyek pipa minyak Rokan. Rencananya, tahun ini PGN juga akan berpartisipasi dalam membangin infrastruktur pipa Cikampek-Plumpang. "Peran strategis ini diharapkan akan meningkatkan kinerja PGN secara keseluruhan," tuturnya.
Strategi prioritas kedua, lanjut dia, adalah Adapt atau adaptif terhadap berbagai perubahan bisnis dan terus mengoptimalkan setiap peluang yang tersedia. Langkah inisiatif yang dilakukan PGN di antaranya adalah mengembangkan bisnis LNG sebagai salah satu sumber pasokan gas bumi bagi PGN. Untuk mendukung penguatan bisnis LNG ini, PGN juga berinisiatif untuk membangun infrastruktur LNG di dalam negeri.
Dia menjelaskan, pengembangan bisnis LNG penting untuk memperkuat ketahanan pasokan gas dalam negeri dimana pasokan gas pipa dalam kondisi natural decline sehingga LNG menjadi pilihan utama dalam menjaga keberlangsungan layanan termasuk menjadi sumber pertumbuhan kinerja baru dimana PGN telah memasuki era trading LNG Internasional.
Baca Juga: Bos Pentagon: NATO Perang dengan Rusia Jika Ukraina Kalah!
Lihat Juga :