Bukan Sri Mulyani, Erick Thohir Sebut 4 Nama Ini Calon Kuat Menkeu Era Prabowo
Minggu, 03 Maret 2024 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Erick Thohir menilai keempatnya merupakan figur yang sangat bagus untuk menjadi Bendahara Negara ke depan. Saat ditanya mana yang lebih cocok, ia enggan memilih salah satu.
"Wah saya bukan posisinya menilai, itu pasti ada otoritas yang lebih mengerti. Empat-empatnya bagus," ungkap Erick.
Dia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara. Sebagai lulusan fisika nuklir dari salah satu universitas terkemuka di Indonesia, yakni Institut Teknologi Bandung, karier sektor swasta Sadikin dimulai di IBM Asia-Pasifik.
Budi memulai karir perbankan di PT Bank Bali dan membawanya menjadi direktur utama Bank Mandiri, bank terbesar di Indonesia dari segi aset. Dia kemudian menjadi presiden direktur PT Indonesia Asahan Aluminium sebelum meninggalkan sektor swasta dan bergabung dengan pemerintah.
Pria berusia 59 tahun ini meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Trisakti dan gelar master di bidang keuangan bisnis dari University of Technology Sydney.
"Wah saya bukan posisinya menilai, itu pasti ada otoritas yang lebih mengerti. Empat-empatnya bagus," ungkap Erick.
Berikut calon potensial menteri keuangan pilihan Prabowo Subianto:
1. Budi Gunadi Sadikin
Diangkat sebagai menteri kesehatan pada Desember 2020, Budi Gunadi Sadikin (59) banyak berjasa dalam menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan memanfaatkan jaringan internasional dan sumber daya dalam negeri untuk pengadaan tes dan vaksin.Dia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara. Sebagai lulusan fisika nuklir dari salah satu universitas terkemuka di Indonesia, yakni Institut Teknologi Bandung, karier sektor swasta Sadikin dimulai di IBM Asia-Pasifik.
Budi memulai karir perbankan di PT Bank Bali dan membawanya menjadi direktur utama Bank Mandiri, bank terbesar di Indonesia dari segi aset. Dia kemudian menjadi presiden direktur PT Indonesia Asahan Aluminium sebelum meninggalkan sektor swasta dan bergabung dengan pemerintah.
2. Royke Tumilaar
Royke Tumilaar memimpin Mandiri dari tahun 2019 hingga 2020 setelah sebelumnya menjabat berbagai posisi di berbagai departemen, mulai dari wholesale and corporate banking hingga manajemen aset. Dia bergabung dengan Mandiri pada 1998 setelah Krisis Keuangan Asia, setelah memulai karir perbankannya sebagai analis kredit di Bank Dagang Negara. Setelah meninggalkan Mandiri bergabung dengan Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai Direktur Utama.Pria berusia 59 tahun ini meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Trisakti dan gelar master di bidang keuangan bisnis dari University of Technology Sydney.
3. Kartika Wirjoatmodjo
Kartika Wirjoatmodjo menggantikan Sadikin sebagai Direktur Utama Mandiri. Sebelumnya Tiko menjabat sebagai kepala eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan dan juga memimpin Indonesia Infrastructure Finance. Pada tahun 2019, ia diangkat menjadi wakil menteri badan usaha milik negara.Lihat Juga :