BNI Sepakat Bagikan Dividen Rp10,45 T, Separuh dari Laba 2023
Senin, 04 Maret 2024 - 17:49 WIB
loading...
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dalam Press Conference RUPST Tahun Buku 2023 BNI, Senin (4/3/2024). FOTO/Tangkapan Layar/Anggie Ariesta
A
A
A
JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BBNI ) memutuskan untuk menebar separuh atau 50% dari total laba bersih tahun 2023 atau senilai Rp10,45 triliun sebagai dividen tunai.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan dengan keputusan tersebut sehingga nilai dividen naik 42,76% dari total dividen nilai buku tahun 2022 sebesar Rp7,32 triliun.
"Dengan demikian dividen per lembar saham kali ini ditetapkan sebesar Rp280,49," ujar Royke dalam Press Conference RUPST Tahun Buku 2023 BNI, Senin (4/3/2024).
Baca Juga: BNI Tunjuk Putrama Wahju Setyawan Jadi Wadirut Gantikan Adi Sulistyowati
Sebagaimana diketahui, BBNI sepanjang tahun lalu mencetak laba konsolidasi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,9 triliun. Jumlah ini meningkat 14,2% dibandingkan dengan perolehan tahun 2022. Dengan demikian, RUPST BNI telah menyetujui untuk memberikan 50% dari laba bersih 2023 atau sebesar Rp10,45 triliun sebagai dividen tunai. Adapun, sebanyak Rp6,27 triliun akan mengalir ke kas negara.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan dengan keputusan tersebut sehingga nilai dividen naik 42,76% dari total dividen nilai buku tahun 2022 sebesar Rp7,32 triliun.
"Dengan demikian dividen per lembar saham kali ini ditetapkan sebesar Rp280,49," ujar Royke dalam Press Conference RUPST Tahun Buku 2023 BNI, Senin (4/3/2024).
Baca Juga: BNI Tunjuk Putrama Wahju Setyawan Jadi Wadirut Gantikan Adi Sulistyowati
Sebagaimana diketahui, BBNI sepanjang tahun lalu mencetak laba konsolidasi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,9 triliun. Jumlah ini meningkat 14,2% dibandingkan dengan perolehan tahun 2022. Dengan demikian, RUPST BNI telah menyetujui untuk memberikan 50% dari laba bersih 2023 atau sebesar Rp10,45 triliun sebagai dividen tunai. Adapun, sebanyak Rp6,27 triliun akan mengalir ke kas negara.
Lihat Juga :