Tren Positif, Realisasi Investasi Banten Naik di 2023

Senin, 04 Maret 2024 - 20:40 WIB
loading...
Tren Positif, Realisasi...
Realisasi investasi di Banten melaju signifikan di 2023. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Investasi/BKPM RI, realisasi investasi di Provinsi Banten selama 2023 mencapai Rp103,85 triliun.
A A A
JAKARTA - Realisasi investasi di Banten terus menorehkan laju positif secara signifikan di 2023. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Investasi/BKPM RI, realisasi investasi di Provinsi Banten selama 2023 mencapai Rp103,85 triliun. Adapun jumlah itu terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp37,97 triliun (36,5%) dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp65,88 triliun (63,3%).

Realisasi tersebut naik 29,46% secara tahunan dibandingkan realisasi pada 2022 yang mencapai sebesar Rp80,22 triliun. Bahkan, angka itu melesat melebihi target daerah 173% maupun target nasional sekitar 125,27%. Capaian ini menempati Banten berada di posisi kelima sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi pada 2023, di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Tengah.

Hasil ini melampaui target Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada 2023 menargetkan investasi yang masuk sebesar Rp60 triliun, sedangkan Pemerintah Pusat memberikan target investasi sebesar Rp82,97 triliun.
Tren Positif, Realisasi Investasi Banten Naik di 2023


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengakui 2023 merupakan tahun menjanjikan bagi Banten dalam urusan investasi. Realisasi investasi di provinsi paling barat Pulau Jawa ini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Dengan kebijakan yang pro-investasi dan berbagai insentif yang ditawarkan, Banten berhasil menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di berbagai sektor strategis," ujarnya.

Sektor Unggulan Investasi
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti mengungkapkan, meningkatnya realisasi investasi menjadi indikator kondusifnya iklim investasi di Banten. Aspek-aspek pendukung investasi seperti infrastruktur, transportasi, layanan perizinan dan tersedianya kawasan industri akan terus menjadi konsen evaluasi Pemprov Banten.

Virgojanti melanjutkan, terdapat lima sektor unggulan dengan capaian realisasi investasi terbesar selama periode 2023. Paling terbesar adalah Industri Kimia dan Farmasi sebesar Rp31,92 triliun. Perumahan, Kawasan Industri dan perkantoran mencapai Rp18,49 triliun. Di sektor Listrik, gas, dan air Rp 9,12 triliun. Kemudian, transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp 7,23 triliun. Adapun realisasi di sektor jasa lainnya sebesar Rp6,57 triliun.

Berdasarkan sebaran lokasi kabupaten/kota, realisasi investasi yang terbesar secara berurutan berada di Kota Cilegon dengan nilai Rp38,63 triliun. Selanjutnya yaitu Kabupaten Tangerang Rp29,69 triliun, Kota Tangerang Rp14,99 triliun, Kabupaten Serang Rp10,29 triliun, Kota Tangerang Selatan Rp7,45 triliun, Kabupaten Lebak Rp1,66 triliun, Kabupaten Pandeglang Rp793 miliar, dan Kota Serang sebesar Rp350 miliar.

Jika dilihat dari masuknya modal asing (PMA), ada lima negara penyumbang modal terbesar yakni Malaysia senilai US$1,776 miliar, Korea Selatan US$709 juta, Singapura US$671 juta, Jepang US$416 juta, dan Hongkong, dan China (RRT) sebesar US$273 juta.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejar Investasi Rp13.000...
Kejar Investasi Rp13.000 Triliun, Pemerintah Gencarkan Kemudahan Izin Usaha lewat OSS
Realisasi Investasi...
Realisasi Investasi Sepanjang 2025 Capai Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja
Investasi Rp1.434 Triliun...
Investasi Rp1.434 Triliun Masuk ke RI di 9 Bulan Pertama 2025, Serap 1,9 Juta Tenaga Kerja
Modal Asing Berkontribusi...
Modal Asing Berkontribusi 46% dari Total Investasi, Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
KUR BRI Antarkan Wanita...
KUR BRI Antarkan Wanita Ini Sukses Olah Kelor Jadi Aneka Pangan yang Digemari
5 Indikator Terbaru...
5 Indikator Terbaru yang Bisa Mengubah Arah Harga BTC
DPMPTSP Bontang Ditarget...
DPMPTSP Bontang Ditarget Tingkatkan Nilai Investasi 2026
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta 2025 Lampaui Nasional
Cari Tahu Tentang Kantong...
Cari Tahu Tentang Kantong Nikotin ZYN, Produk Alternatif Bebas Asap Tanpa Perangkat
Rekomendasi
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved