Akibat Kelakuan Mafia Tanah, Negara Hampir Rugi Rp11 Triliun
Selasa, 05 Maret 2024 - 11:53 WIB
loading...
Akibat kelakuan nakal mafia tanah, negara hampir rugi sebesar Rp11 triliun pada 2023. Pada tahun 2023 lalu, target operasi mafia tanah mencapai 61 target. Foto/Dok Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Kepala BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, akibat kelakuan nakal mafia tanah , negara hampir rugi sebesar Rp11 triliun pada 2023.
Baca Juga: Wapres Minta AHY Hajar Mafia Tanah Meski Masa Kabinet Tinggal 8 Bulan
Menteri AHY menjelaskan, tahun 2023 lalu target operasi mafia tanah adalah 61 target. Namun pada perjalanannya, ada 86 target yang berhasil diproses dengan potensi kerugian negara sekitar Rp11 triliun.
"Ini capaian yang luar biasa. Kerja keras yang dilakukan oleh Bapak dan Ibu semua ini telah berhasil menyelamatkan negara dari potensi kerugian sebesar lebih dari Rp11 triliun," ungkap Menteri ATR/Kepala BPN AHY dalam keterangan resminya, Senin (4/3/2024).
Baca Juga: Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN, AHY Diminta Gebuk Mafia Tanah
Menurutnya, agenda pemberantasan mafia tanah menjadi sangat penting karena mafia tanah tak hanya memberikan dampak negatif kepada masyarakat, namun juga merugikan negara.
" Jaringan mafia tanah ini dapat berdampak serius kepada perekonomian kita. Butuh keseriusan kita untuk membentuk ekosistem yang ramah untuk semua," sambungnya.
Baca Juga: Wapres Minta AHY Hajar Mafia Tanah Meski Masa Kabinet Tinggal 8 Bulan
Menteri AHY menjelaskan, tahun 2023 lalu target operasi mafia tanah adalah 61 target. Namun pada perjalanannya, ada 86 target yang berhasil diproses dengan potensi kerugian negara sekitar Rp11 triliun.
"Ini capaian yang luar biasa. Kerja keras yang dilakukan oleh Bapak dan Ibu semua ini telah berhasil menyelamatkan negara dari potensi kerugian sebesar lebih dari Rp11 triliun," ungkap Menteri ATR/Kepala BPN AHY dalam keterangan resminya, Senin (4/3/2024).
Baca Juga: Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN, AHY Diminta Gebuk Mafia Tanah
Menurutnya, agenda pemberantasan mafia tanah menjadi sangat penting karena mafia tanah tak hanya memberikan dampak negatif kepada masyarakat, namun juga merugikan negara.
" Jaringan mafia tanah ini dapat berdampak serius kepada perekonomian kita. Butuh keseriusan kita untuk membentuk ekosistem yang ramah untuk semua," sambungnya.
Lihat Juga :