Bagaimana Strategi Investasi di 2024? Simak Webinar Market Outlook MNC Asset Management

Selasa, 05 Maret 2024 - 12:13 WIB
loading...
A A A
Konsumsi rumah tangga di Indonesia terbilang masih cukup terjaga tumbuh di 4,82%, hal tersebut merupakan salah satu pendukung kuatnya ekonomi Indonesia di tengah-tengah lesunya perekonomian global. Aktivitas ini juga didukung karena inflasi Indonesia yang terkendali, sehingga bisa menjaga daya beli masyarakat.

Merespons hal tersebut PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melalui salah satu unit bisnisnya MNC Asset Management mengadakan Webinar Market Outlook 2024 dengan mengusung tema “ Peluang Investasi di Tahun yang Penuh Tantangan” Kamis, 7 Maret 2024 pukul 14:00 WIB, dengan menghadirkan pembicara Dimas Aditya Ariadi (Direktur), Ipan Samuel Hutabarat (Chief Investment Officer), dan Muhamad Sugiarto (Head of Fixed Income Fund Manager serta akan dipandu oleh Annafrid Nikijuluw sebagai moderator.

Direktur MNC Asset Management Dimas Aditya mengatakan, ketidakpastian ekonomi global jelas akan menjadi perhatian dunia. Banyak negara yang mulai waspada akan hal ini, tapi berbeda apa yang terjadi di ekonomi global, justru di Indonesia kinerja ekonomi mengalami tren positif pada kuartal IV 2023 yang berhasil tumbuh sebesar 5,04%.

"Harapan kami hal ini bisa juga berdampak positif bagi pasar modal Indonesia, leh karenanya dalam webinar nanti juga kami akan berikan gambaran instrumen investasi apa yang sesuai dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini,” ujar Dimas.

Webinar yang diselenggarakan pada 7 Maret 2024 ini bersifat terbuka, namun terbatas hanya 100 orang peserta dan tidak dipungut biaya. Segera daftarkan diri anda dengan klik tautan https://bit.ly/MAMOutlook2024
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved