SolarTech 2024 Dukung Transisi Energi Wujudkan Emisi Nol Bersih
Rabu, 06 Maret 2024 - 23:48 WIB
loading...
SolarTech 2024 mendukung target NZE 2060 di Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - SolarTech Indonesia 2024 resmi digelar bertajuk Teknologi Energi Hijau Terbesar Se-Asia Tenggara yang berlangsung pada 6 – 8 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Gelaran tersebut dalam upaya mendukung rencana pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060. Pameran SolarTech disebut akan menjadi pameran dagang terbesar di ASEAN yang berfokus pada PV Surya dan Sistem Penyimpanan Energi. Event ini akan merangkul 800 peserta pameran terpilih, dan menargetkan 25.000 pengunjung dalam kurun waktu 3 hari.
Baca Juga: Gas Bumi Jadi Jembatan Menuju Transisi Energi
Peserta pameran dagang yang terlibat dalam ajang tahunan ini adalah profesional pilihan bagi Pemasangan Tenaga Surya, EPC, IPP, Integrator PV Surya, Kontraktor, Property Developer, Produsen dan Distributor, serta bisnis energi hijau terkait lainnya. Salah satu peserta pameran kali ini adalah Jarwinn Solar Panel, perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan.
"Event ini adalah pameran tentang transisi energi dari fosil ke energi hijau, konsep dari pameran ini adalah satu paket mulai dari hulu sampai hilir mulai dari komponen sampai produk," ucap Direktur PT Jarwinn Solar PanelWijaya, di Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Dalam kesempatan tersebut, perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan ini akan memamerkan unit produk PV terbarunya, yaitu Solar Panel Full Screen dari DAH SOLAR. Jarwinn mengklaim bahwa produk inovasi terbaru ini memiliki perbedaan yang signifikan dari solar panel model lama.
"Pada surya panel terbaru ini, bingkai di setiap bagian sisinya dihilangkan. Hal ini memberikan nilai plus secara efisiensi, karena debu yang menempel di permukaan panel akan otomatis tersiram oleh hujan atau pun tersapu angin. Sehingga tidak perlu dibersihkan," lanjut Wijaya.
Gelaran tersebut dalam upaya mendukung rencana pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060. Pameran SolarTech disebut akan menjadi pameran dagang terbesar di ASEAN yang berfokus pada PV Surya dan Sistem Penyimpanan Energi. Event ini akan merangkul 800 peserta pameran terpilih, dan menargetkan 25.000 pengunjung dalam kurun waktu 3 hari.
Baca Juga: Gas Bumi Jadi Jembatan Menuju Transisi Energi
Peserta pameran dagang yang terlibat dalam ajang tahunan ini adalah profesional pilihan bagi Pemasangan Tenaga Surya, EPC, IPP, Integrator PV Surya, Kontraktor, Property Developer, Produsen dan Distributor, serta bisnis energi hijau terkait lainnya. Salah satu peserta pameran kali ini adalah Jarwinn Solar Panel, perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan.
"Event ini adalah pameran tentang transisi energi dari fosil ke energi hijau, konsep dari pameran ini adalah satu paket mulai dari hulu sampai hilir mulai dari komponen sampai produk," ucap Direktur PT Jarwinn Solar PanelWijaya, di Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Dalam kesempatan tersebut, perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan ini akan memamerkan unit produk PV terbarunya, yaitu Solar Panel Full Screen dari DAH SOLAR. Jarwinn mengklaim bahwa produk inovasi terbaru ini memiliki perbedaan yang signifikan dari solar panel model lama.
"Pada surya panel terbaru ini, bingkai di setiap bagian sisinya dihilangkan. Hal ini memberikan nilai plus secara efisiensi, karena debu yang menempel di permukaan panel akan otomatis tersiram oleh hujan atau pun tersapu angin. Sehingga tidak perlu dibersihkan," lanjut Wijaya.
Lihat Juga :