Gas Bumi Jadi Jembatan Menuju Transisi Energi
Kamis, 15 Februari 2024 - 21:57 WIB
loading...
Gas Bumi diklaim merupakan jawaban atas kebutuhan energi di tengah masifnya dorongan global untuk menurunkan emisi karbon. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Era transisi energi dapat menjadi momentum bagi perbaikan sektor hulu migas di Indonesia. Gas Bumi diklaim merupakan jawaban atas kebutuhan energi di tengah masifnya dorongan global untuk menurunkan emisi karbon .
Baca Juga: Indonesia Berpeluang Kendalikan Suplai Energi Dunia
Praktisi Migas Institut Teknologi Bandung (ITB), Widhyawan Prawiraatmadja mengatakan, keberlanjutan investasi di sektor hulu migas harus dijaga hingga mencapai tahap monetisasi, setelah adanya temuan-temuan sumber daya baru seperti yang terjadi di Wilayah Kerja South Andaman, Provinsi Aceh dan Wilayah Kerja Geng North, Provinsi Kalimantan Timur.
“Gas bumi dapat menjadi jembatan menuju era energi baru dan terbarukan,” ujarnya dikutip dari keterangan Indonesia Petroleum Association (IPA) di Jakarta Kamis (15/2/2024).
Baca Juga: Masa Keemasan Gas Hampir Berakhir, Begini Ramalan IEA
Iklim investasi sektor hulu migas Indonesia memang mulai menunjukkan pergerakan yang positif. Menurut data SKK Migas, realisasi investasi hulu migas pada 2023 mencapai USD13,7 miliar, naik dari tahun sebelumnya sebesar USD12,1 miliar. Tahun ini SKK Migas menargetkan nilai investasi hulu migas akan meningkat mencapai USD17,7 miliar.
Namun ada tantangan nyata yang harus dihadapi dalam konteks pengembangan gas bumi di Indonesia. Menurutnya, tata kelola gas bumi yang ada saat ini dinilai belum menunjukkan adanya keberpihakan dari pemerintah kepada sektor hulu.
Baca Juga: Indonesia Berpeluang Kendalikan Suplai Energi Dunia
Praktisi Migas Institut Teknologi Bandung (ITB), Widhyawan Prawiraatmadja mengatakan, keberlanjutan investasi di sektor hulu migas harus dijaga hingga mencapai tahap monetisasi, setelah adanya temuan-temuan sumber daya baru seperti yang terjadi di Wilayah Kerja South Andaman, Provinsi Aceh dan Wilayah Kerja Geng North, Provinsi Kalimantan Timur.
“Gas bumi dapat menjadi jembatan menuju era energi baru dan terbarukan,” ujarnya dikutip dari keterangan Indonesia Petroleum Association (IPA) di Jakarta Kamis (15/2/2024).
Baca Juga: Masa Keemasan Gas Hampir Berakhir, Begini Ramalan IEA
Iklim investasi sektor hulu migas Indonesia memang mulai menunjukkan pergerakan yang positif. Menurut data SKK Migas, realisasi investasi hulu migas pada 2023 mencapai USD13,7 miliar, naik dari tahun sebelumnya sebesar USD12,1 miliar. Tahun ini SKK Migas menargetkan nilai investasi hulu migas akan meningkat mencapai USD17,7 miliar.
Namun ada tantangan nyata yang harus dihadapi dalam konteks pengembangan gas bumi di Indonesia. Menurutnya, tata kelola gas bumi yang ada saat ini dinilai belum menunjukkan adanya keberpihakan dari pemerintah kepada sektor hulu.
Lihat Juga :