Siap-siap! Mentan Sebut RI Bisa Darurat Pangan Tahun Ini
Rabu, 13 Maret 2024 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
Kekhawatiran itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dimana BPS merilis bahwa luas tanam padi selama masa tanam Oktober 2023 hingga Februari 2024 hanya mencapai 5,4 juta ton saja. Artinya, ada penurunan seluas 1,9 juta hektar atau ambruk 26,2% dibandingkan tahun lalu.
Amran menyebut, penurunan luas tanam sangat berpengaruh besar pada panen dan selanjutnya akan berdampak pada penurunan produksi beras secara nasional. “Dengan periode yang sama tahun 2015-2019 yaitu 7,44 juta hektare, penurunan luas tanam ini sangat berpengaruh luas panen yang berdampak pada penurunan produksi padi yang dihadirkan,” papar dia.
Kementan juga mencatat luas tanam padi pada Februari 2024 ini lebih rendah dibandingkan periode 2019-2023. Dampaknya pun sudah dirasakan saat ini, salah satunya kenaikan harga beras hingga mencapai 56%.
“Karena itu kondisi beras naik kurang lebih 56 persen akibat dampak El Nino, karena itu kami menganggap kondisi ini merupakan darurat pangan yang harus segera dicarikan solusi,” bebernya.
Amran menyebut, penurunan luas tanam sangat berpengaruh besar pada panen dan selanjutnya akan berdampak pada penurunan produksi beras secara nasional. “Dengan periode yang sama tahun 2015-2019 yaitu 7,44 juta hektare, penurunan luas tanam ini sangat berpengaruh luas panen yang berdampak pada penurunan produksi padi yang dihadirkan,” papar dia.
Kementan juga mencatat luas tanam padi pada Februari 2024 ini lebih rendah dibandingkan periode 2019-2023. Dampaknya pun sudah dirasakan saat ini, salah satunya kenaikan harga beras hingga mencapai 56%.
“Karena itu kondisi beras naik kurang lebih 56 persen akibat dampak El Nino, karena itu kami menganggap kondisi ini merupakan darurat pangan yang harus segera dicarikan solusi,” bebernya.
(akr)
Lihat Juga :