Satgas RAFI 2024, Wujud Kesiapan dan Keseriusan Pertamina Jaga Pasokan Energi
Rabu, 27 Maret 2024 - 23:56 WIB
loading...
Pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2024 Pertamina, dinilai sebagai wujud kesiapan dan keseriusan BUMN tersebut dalam menjaga pasokan energi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pembentukan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri atau Satgas RAFI 2024 Pertamina, dinilai sebagai wujud kesiapan dan keseriusan BUMN tersebut dalam menjaga pasokan energi . Terlebih, dalam menjalankan tugas, Satgas berjalan di semua lini bisnis Pertamina Group, mulai hulu, pengolahan, hingga transportasi dan distribusi kepada masyarakat.
“Ya, (Pertamina) sangat siap, serius. Karena sebagai BUMN tentu memiliki fungsi pelayanan publik,” kata Direktur Eksekutif Center on Reform on Economics (Core), Mohammad Faisal kepada media.
Baca Juga: Dukung Satgas RAFI, Kilang Pertamina Plaju Jaga Keandalan Kilang
Kesiapan dan keseriusan Pertamina tersebut, menurut Faisal, sangat penting. Karena pada saat Ramadan dan Idulfitri, mobilitas masyarakat mengalami peningkatkan luar biasa. “Artinya kalau ada peningkatan mobilitas, terutama menggunakan kendaraan lewat darat, tentu meningkatkan permintaan bahan bakar,” kata dia.
“Jika suplai dan distribusi tidak disiapkan, tentu arus mudik akan terganggu,” lanjut Faisal.
Baca Juga: Pertamina Jamin Pasokan BBM Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024
Terlebih, imbuh Faisal, Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa terdapat tren kenaikan perjalanan mudik pada musim Lebaran 2024 sebesar 71,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Yakni, sebanyak 193 juta orang dibandingkan periode yang sama pada 2023.
“Ya, (Pertamina) sangat siap, serius. Karena sebagai BUMN tentu memiliki fungsi pelayanan publik,” kata Direktur Eksekutif Center on Reform on Economics (Core), Mohammad Faisal kepada media.
Baca Juga: Dukung Satgas RAFI, Kilang Pertamina Plaju Jaga Keandalan Kilang
Kesiapan dan keseriusan Pertamina tersebut, menurut Faisal, sangat penting. Karena pada saat Ramadan dan Idulfitri, mobilitas masyarakat mengalami peningkatkan luar biasa. “Artinya kalau ada peningkatan mobilitas, terutama menggunakan kendaraan lewat darat, tentu meningkatkan permintaan bahan bakar,” kata dia.
“Jika suplai dan distribusi tidak disiapkan, tentu arus mudik akan terganggu,” lanjut Faisal.
Baca Juga: Pertamina Jamin Pasokan BBM Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024
Terlebih, imbuh Faisal, Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa terdapat tren kenaikan perjalanan mudik pada musim Lebaran 2024 sebesar 71,7 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Yakni, sebanyak 193 juta orang dibandingkan periode yang sama pada 2023.
Lihat Juga :