Pertamina Beberkan Alasan Tahan Harga BBM Non Subsidi di April 2024
Senin, 01 April 2024 - 13:22 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga sebagai badan usaha yang menyalurkan dan menjual BBM kepada masyarakat menetapkan pada bulan April ini tidak ada perubahan harga jual pada BBM non subsidi atau disebut juga jenis bahan bakar umum (JBU). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga sebagai badan usaha yang menyalurkan dan menjual BBM kepada masyarakat menetapkan pada bulan April ini tidak ada perubahan harga jual pada BBM non subsidi atau disebut juga jenis bahan bakar umum (JBU).
Keputusan ini berlaku untuk harga BBM jenis Pertamax series yang terdiri dari Pertamax dan Pertamax Turbo serta Dex Series yang terdiri dari Dexlite dan Pertamina Dex.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Tetap per 1 April 2024, Hattrick Tiga Bulan Ditahan
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, keputusan tidak melakukan perubahan harga mengacu pada beberapa aspek antara lain Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM.
"Penyesuaian harga BBM non subsidi merupakan hasil evaluasi oleh seluruh badan usaha sesuai regulasi formula harga yang berlaku. Berdasarkan perhitungan evaluasi harga serta dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat pada Ramadhan dan Idul Fitri ini, maka manajemen memutuskan untuk tidak menaikkan harga di bulan April ini," terang Irto kepada MNC Portal Indonesia, Senin (1/4/2024).
Keputusan ini berlaku untuk harga BBM jenis Pertamax series yang terdiri dari Pertamax dan Pertamax Turbo serta Dex Series yang terdiri dari Dexlite dan Pertamina Dex.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Tetap per 1 April 2024, Hattrick Tiga Bulan Ditahan
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, keputusan tidak melakukan perubahan harga mengacu pada beberapa aspek antara lain Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM.
"Penyesuaian harga BBM non subsidi merupakan hasil evaluasi oleh seluruh badan usaha sesuai regulasi formula harga yang berlaku. Berdasarkan perhitungan evaluasi harga serta dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat pada Ramadhan dan Idul Fitri ini, maka manajemen memutuskan untuk tidak menaikkan harga di bulan April ini," terang Irto kepada MNC Portal Indonesia, Senin (1/4/2024).
Lihat Juga :