alexametrics

Milenial Didorong Investasi Properti Ketimbang Beli Kendaraan

loading...
Milenial Didorong Investasi Properti Ketimbang Beli Kendaraan
PT Urban Jakarta Propertindo (Urban Jakarta) mendorong, generasi milenial menggunakan uangnya untuk berinvestasi properti ketimbang membeli kendaraan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Generasi milenial didorong menggunakan uangnya untuk berinvestasi properti ketimbang membeli kendaraan. Pasalnya, investasisektor ini memiliki potensi kenaikan harga pada tahun berikutnya.

Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Urban Jakarta Propertindo (Urban Jakarta) Tri Rachman Batara mengatakan, salah satu faktor yang mendukung melambungnya harga properti yakni pembangunan infrastruktur. Sehingga, generasi milenial harusnya melihat ini sebagai peluang. "Dengan kemudahan transportasi masal, milenial berpikir mulai punya tempat tinggal tanpa punya mobil duluan," ujarnya di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Batara menjelaskan, dari sisi bisnis memang properti di Indonesia sedang menurun. Namun, pertanyaannya segmen mana yang mengalami penurunan karena tidak menyeluruh. "Penurunan yang mana? Kami yakin dengan kesempatan yang kami punya, kami tawarkan properti yang berbeda," katanya.



Saat ini, sambungnya Urban Jakarta sedang membangun empat proyek berkonsep transit of development (TOD) yang berada pada lintasan jaringan LRT Jabodetabek. Total nilai keempat proyek tersebut sekitar Rp10,2 triliun selama kurang lebih lima tahun.

Dua di antaranya proyek itu merupakan kerja sama operasi (KSO) dengan PT. Adhi Commuter Properti yaitu Gateway Park senilai Rp3,7 triliun dan Urban Signature Rp3,77 triliun. Sementara dua lainnya yaitu Urban Sky Rp1,41 triliun dan Urban Suites Rp1,58 triliun dikembangkan sendiri oleh Urban Jakarta.

"Proyek kami terkait LRT, rencana LRT tahun depan beroperasi artinya kesempatan bagi kami. Waktunya pendek dengan siapkan segala sesuatu, sehingga ketika jadi kami dapat kesempatan karena orang tahu LRT membawa keuntungan bagi pengguna kaum urban," pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak