Uang Khusus Serba 75, Cetakannya pun Dibatasi 75 Juta Lembar Saja

Senin, 17 Agustus 2020 - 12:53 WIB
loading...
Uang Khusus Serba 75,...
Pemerintah memastikan uang khusus pecahan Rp75.000 yang baru hanya dicetak sebanyak 75 juta lembar saja. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan, uang khusus nominal Rp75.000 yang diluncurkan hari ini dicetak dalam jumlah terbatas, yaitu hanya sebanyak 75 juta lembar saja. Hal itu untuk menandai peringatan HUT RI ke-75, sekaligus melambangkan rasa syukur atas pencapaian Indonesia selama 75 tahun ini.

"Uang kertas pecahan Rp75.000 ini hanya dicetak dengan jumlah 75 juta lembar yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan sebagai wakil pemerintah dan Bank Indonesia," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual Peluncuran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI di Jakarta, Senin (17/8/2020).

(Baca Juga: Mau Koleksi Uang Baru Pecahan Rp75.000? Nih Simak Caranya)

Sri Mulyani menuturkan, perencanaan uang baru tersebut telah melalui koordinasi yang baik antara Bank Indonesia (BI) , Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Setneg dan ahli waris pahlawan. "Uang ini telah melalui berbagai perencanaan matang sejak 2018 lalu," terangnya.

Menkeu menambahkan, momentum kemerdekaan 75 tahun harus dimanfaatkan untuk menumbuhkan rasa optimisme dan semangat dalam membangun cita-cita kemerdekaan. Meskipun, dalam perjalanannya akan selalu dihadapkan tantangan dan kendala, termasuk saat ini dimana bangsa Indonesia harus menghadapi pandemi Covid-19.

(Baca Juga: Jangan Sedih Ya! Gaji PNS Nggak Naik Tahun Depan)

"Sekali lagi, saya sampaikan dalam perjalanan bangsa yang kuat bukan berarti lepas dari cobaan, tapi sikap dalam menghadapi cobaan dan tantangan. 75 tahun banyak tantangan akan dihadapi kedepannya. Ini merupakan simbol kebangkitan dan optimisme menghadapi tantangan saat ini," tutupnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rekomendasi
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Berita Terkini
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved