alexametrics

Bappenas: Harus Siap, Industri 4.0 di Depan Mata

loading...
Bappenas: Harus Siap, Industri 4.0 di Depan Mata
Revolusi industri 4.0 telah berada di depan mata dan harus segera disikapi Indonesia. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bappenas menegaskan, Indonesia harus bersiap karena industri 4.0 sudah di depan mata. Otomatisasi sudah menjangkau pabrik-pabrik, sehingga mengurangi jenis pekerjaan konvensional.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, industri 4.0 tidak hanya sudah di depan Indonesia, tapi sudah mendekat di sekitar Indonesia. Fenomena baru ini dinilainya tetap bisa menjadi peluang.

"Otomasi di pabrik sudah masif, melihat ini sebagai peluang. Kita perlu semua pihak sepakat dengan apa yang dilakukan dari dunia usaha, profesional akademisi dan daerah," ujarnya di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Menurut Bambang, jangan sampai Indonesia terganjal karena tidak siap dan tidak memanfaatkan revolusi industri 4.0. Karena itu, fokus lima tahun ke depan Sustain Development Goals (SDGs) yakni revolusi industri 4.0 dan kewirausahaan (entrepreneurship).

"Perbedaan pertama entrepreneurship di negara maju dan yang belum yakni jumlahnya kurang. Selain itu, kualitas belum sesuai harapan," katanya.

Bambang menegaskan, untuk menjadi negara maju, maka pemerintah berkontribusi dengan mendorong entrepreneurship lebih banyak. Indonesia diyakini bisa melahirkan lebih banyak lagi entrepreneur.

"Negara tidak hanya maju karena birokrasinya jago bisa memfasilitasi, bisa mendorong dunia usaha tidak cukup. Punya CEO handal bisa mengarahkan organisasi, tapi harus ada terobosan dari entrepreneurship," pungkasnya.
(fjo)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak