Luhut Klaim Apple Akan Investasi Bangun AI Center di Solo
Kamis, 18 April 2024 - 20:12 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Apple akan mengucurkan investasi di Indonesia. Salah satunya untuk penerapan teknologi masa depan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Tim berkata akan berinvestasi dalam jumlah yang cukup besar ke Indonesia. Terkait hal ini, saya pun diberi mandat Presiden Jokowi untuk mengkoordinasikan seluruh proses yang diperlukan untuk investasi Apple dalam membangun ekosistem smart city di IKN," jelas Luhut melalui Instagram resminya, Kamis (18/4/2024).
Baca Juga: Investasi Apple di Vietnam: Rp260 Triliun dan 200 Ribu Tenaga Kerja, di Indonesia hanya Bikin Kursus
Luhut menegaskan bahwa Apple tertarik investasi di bidang Artificial Intelligence (AI) di Indonesia. Hal itu melihat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
"Dia bilang ‘Kami mau investasi di IKN di bidang AI dan juga mengenai AI Center di Bali dan di Solo’. Dia juga melihat itu sebagai suatu peluang untuk melakukan investasi, karena melihat pertumbuhan ekonomi kita dan melihat bonus demografi dan melihat downstreaming hilirisasi," jelas Luhut.
"Tim berkata akan berinvestasi dalam jumlah yang cukup besar ke Indonesia. Terkait hal ini, saya pun diberi mandat Presiden Jokowi untuk mengkoordinasikan seluruh proses yang diperlukan untuk investasi Apple dalam membangun ekosistem smart city di IKN," jelas Luhut melalui Instagram resminya, Kamis (18/4/2024).
Baca Juga: Investasi Apple di Vietnam: Rp260 Triliun dan 200 Ribu Tenaga Kerja, di Indonesia hanya Bikin Kursus
Luhut menegaskan bahwa Apple tertarik investasi di bidang Artificial Intelligence (AI) di Indonesia. Hal itu melihat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
"Dia bilang ‘Kami mau investasi di IKN di bidang AI dan juga mengenai AI Center di Bali dan di Solo’. Dia juga melihat itu sebagai suatu peluang untuk melakukan investasi, karena melihat pertumbuhan ekonomi kita dan melihat bonus demografi dan melihat downstreaming hilirisasi," jelas Luhut.
Lihat Juga :