Produk Mamin RI Catat Transaksi Rp253 M dalam Cafex Expo di Kairo
Senin, 22 April 2024 - 08:23 WIB
loading...
Produk mamin Indonesia pamer dalam ajang Cafex Expo yang berlangsung pada 18 - 20 April 2024 di Egypt International Exhibitions Center (EIEC), Kairo, Mesir. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Produk makanan dan minuman ( mamin ) Indonesia berhasil mencetak transaksi potensial senilai USD15,68 juta atau setara Rp253 miliar (kurs 1 USD = Rp. 16,184) pada tiga hari pameran di Cafex Expo yang berlangsung pada 18 - 20 April 2024 di Egypt International Exhibitions Center (EIEC), Kairo, Mesir.
"Keikutsertaan Indonesia pada pameran dagang ini sangat penting guna memperluas pangsa ekspor produk Indonesia ke wilayah Mesir dan sekitarnya," kata Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf dalam pernyataannya, Senin (4/22/2024).
Lutfi mengatakan dalam pameran ini, transaksi terbesar diraih oleh produk biji kopi Indonesia, disusul oleh bubuk kakao, kelapa dan turunannya dan briket arang. Pameran ini seperti reuni, tempat bertemunya kembali para pelaku impor produk-produk unggulan Indonesia.
Baca Juga: Pesta Demokrasi Kian Dekat, Industri Mamin Optimistis Tumbuh 7-10 Persen
Dubes Lutfi menekankan kepada para eksportir dan suplier Indonesia agar dapat memenuhi permintaan yang telah menjadi kesepakatan kontrak kerjasama perdagangan ekspor sehingga yang kita harapkan bersama adalah repeat order, pengulangan permintaan produk di masa-masa yang akan datang. Pameran tersebut diikuti 11 pelaku usaha Indonesia di sektor mamin dan produk turunan agro industri yaitu PT Global Kepri, CV. Morisama Sulawesi Selatan, PT. CMN Internasional Indonesia, PT. Siraj Badawi Cukup Rupiah (SBCR) Surabjaya Food, PT. Kans Agro Indonesia, PT. Indo Expo Sejahtera, PT. Ben Java Nusantara (Binaan PPI Dunia), PT. Andalus Bangun Global, PT. Hadin Metavisi Akademika Univ. Hasanuddin, PT. Golden Coffee dan PT. Asal Jaya dan 3 pelaku usaha Mesir yang menjadi distributor produk Indonesia yaitu Villa Sumatra, Haggag for Import Co dan Al Fayoumy for Food Trading, Imports, Exports and Distribution.
"Keikutsertaan Indonesia pada pameran dagang ini sangat penting guna memperluas pangsa ekspor produk Indonesia ke wilayah Mesir dan sekitarnya," kata Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf dalam pernyataannya, Senin (4/22/2024).
Lutfi mengatakan dalam pameran ini, transaksi terbesar diraih oleh produk biji kopi Indonesia, disusul oleh bubuk kakao, kelapa dan turunannya dan briket arang. Pameran ini seperti reuni, tempat bertemunya kembali para pelaku impor produk-produk unggulan Indonesia.
Baca Juga: Pesta Demokrasi Kian Dekat, Industri Mamin Optimistis Tumbuh 7-10 Persen
Dubes Lutfi menekankan kepada para eksportir dan suplier Indonesia agar dapat memenuhi permintaan yang telah menjadi kesepakatan kontrak kerjasama perdagangan ekspor sehingga yang kita harapkan bersama adalah repeat order, pengulangan permintaan produk di masa-masa yang akan datang. Pameran tersebut diikuti 11 pelaku usaha Indonesia di sektor mamin dan produk turunan agro industri yaitu PT Global Kepri, CV. Morisama Sulawesi Selatan, PT. CMN Internasional Indonesia, PT. Siraj Badawi Cukup Rupiah (SBCR) Surabjaya Food, PT. Kans Agro Indonesia, PT. Indo Expo Sejahtera, PT. Ben Java Nusantara (Binaan PPI Dunia), PT. Andalus Bangun Global, PT. Hadin Metavisi Akademika Univ. Hasanuddin, PT. Golden Coffee dan PT. Asal Jaya dan 3 pelaku usaha Mesir yang menjadi distributor produk Indonesia yaitu Villa Sumatra, Haggag for Import Co dan Al Fayoumy for Food Trading, Imports, Exports and Distribution.
Lihat Juga :