Laba Amman Mineral Anjlok 26,98% Jadi Rp2,10 T, Ini Penyebabnya

Selasa, 30 April 2024 - 14:17 WIB
loading...
Laba Amman Mineral Anjlok...
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melaporkan kinerja di kuartal I-2024. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Amman Mineral Internasional Tbk ( AMMN ) membukukan laba bersih sebesar USD129,05 juta atau Rp2,10 triliun per Maret 2024. Angka itu turun 26,98% dari capaian pada periode yang sama tahun 2023 lalu yang sebesar USD176,75 juta.

Di sisi lain, penjualan perseroan naik tipis 0,71% menjadi USD601,55 juta atau Rp9,78 triliun, dari sebelumnya sebesar USD597,26 juta. Secara rinci, penjualan tembaga tercatat sebesar USD310,37 juta dan penjualan emas tercatat sebesar USD291,17 juta.

Baca Juga: Didorong Dana Murah, BSI Raup Laba Rp1,71 Triliun di Awal 2024

Direktur Keuangan AMMN, Arief Sidarto menjelaskan bahwa penurunan penjualan perseroan sepanjang kuartal I 2024 disebabkan oleh penurunan harga tembaga sebesar 19%, yang diimbangi oleh peningkatan volume penjualan emas dan tembaga masing-masing 15% dan 5%, serta peningkatan harga emas sebesar 9%.

“Selain itu, terdapat penundaan pengiriman selama beberapa minggu pada Januari 2024 karena kami perlu merevisi izin ekspor agar bea ekspor tetap di 10%,” kata Arief dalam siaran pers, Selasa (30/4/2024).

Dari sisi produksi, AMMN mencatatkan produksi tembaga sebesar 98 juta ton atau naik 21% di kuartal pertama tahun 2024. Sementara, produksi emas tercatat sebesar 166.536 ons atau naik 34%. Adapun, produksi tembaga perseroan pada periode ini merupakan yang tertinggi selama enam tahun terakhir.

Presiden Direktur AMMN, Alexander Ramlie menyampaikan bahwa perseroan memulai tahun 2024 dengan hasil produksi yang baik karena tingginya kadar bijih dari Fase 7. Saat ini, perseroan sedang menuju puncak produksi Fase 7 dengan bijih berkadar tinggi, yang diperkirakan akan habis pada akhir tahun 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Laba Bersih IRRA Melonjak...
Laba Bersih IRRA Melonjak 924,6%, Tumbuh Pesat di Sektor Kesehatan
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Dorong Peningkatan Tabungan, BNI Cetak Laba Rp21,5 Triliun Sepanjang 2024
Rekomendasi
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved