Targetkan Revenue Rp3,1 Triliun, Linktown Melebarkan Sayap Bisnisnya ke Bandung

Jum'at, 03 Mei 2024 - 09:20 WIB
loading...
Targetkan Revenue Rp3,1...
Kembali melebarkan sayap bisnisnya, platform properti yang menjadi penghubung customer dengan developer terbaik di Indonesia tersebut membuka kantor cabang di Bandung. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Linktown Indonesia kembali melebarkan sayap bisnis. Kali ini, platform properti yang menjadi penghubung customer dengan developer terbaik di Indonesia tersebut membuka kantor cabang di Bandung, Kamis (2/5/2024).

Baca Juga: Raih Pendanaan USD52 Juta, Platform Properti Online Ini Ekspansi ke Pasar Asia Tenggara

Peresmian kantor cabang Linktown Bandung dihadiri oleh para Founder Linktown, Head Region Linktown Bandung, dan Head Business Development Linktown. Hadir juga para undangan dari pihak pengembang dan bank rekanan Linktown.

Founder & Vice President Linktown, Swandy Sutanto menerangkan, pembukaan kantor cabang di Bandung lantaran Kota Kembang tersebut menawarkan peluang bisnis yang cukup besar, baik dari sisi omzet penjualan maupun pengembangan ke arah branding positioning Linktown.

"Selain itu, kami cukup banyak menerima permintaan dari konsumen di area Bandung, sehingga kami coba melakukan analisa. Sebenarnya kami sudah melakukan aktivitas bisnis selama setahun belakangan di Bandung, namun kami baru memutuskan membuka kantor setelah hasil analisa kami cukup memuaskan," paparnya.

Baca Juga: Platform Penjualan dan Pemasaran Jadi Cara Pengembang Properti Bisa Berhemat

Sementara itu, Adri Leorensius, Head Region Linktown Bandung menjelaskan, kota Bandung dan sekitarnya memiliki karakteristik konsumen yang berbeda dengan Jabodetabek, daya beli cukup tinggi, dan banyak developer lokal yang bergerak di sini.

"Dengan berkembangnya infrastuktur seperti Kereta Api Jakarta - Bandung Whoosh, ditambah positioning Bandung sebagai kota pariwisata, bukan hanya market Bandung saja yang bisa kami raih, tetapi juga market Jakarta dan luar Bandung, khususnya para investor yang berharap mendapat return on investment (ROI) yang baik," papar Adri Leorensius.

Untuk menggarap properti Bandung, Linktown menggunakan kekuatan digital marketing, terutama dengan konten-konten menarik yang diciptakan melalui platform Meta. Bahkan, akun Instagram @linktown.bandung telah menjangkau lebih dari tiga juta akun.

Di sisi lain, Linktown juga mengembangkan website linktown.co.id yang memiliki kemampuan dalam menjangkau pasar yang berbeda dengan platform Meta.

"Semuanya ini bisa menghasilkan leads yang berkualitas. Oleh karena itu, kami siap berkolaborasi dengan semua developer di Bandung dan sekitarnya untuk meningkatkan penjualan secara signifikan melalui cara Linktown," katanya.

Linktown juga mempunyai sales force yang bisa membantu para customer untuk menentukan rumah pilihan hingga membantu proses KPR. Saat ini total agent di Bandung sekitar 20 orang dan akan terus bertambah.

Pada kesempatan tersebut, Ernesto Prakasa Sadriman, VP Business Development Linktown menerangkan, dengan pembukaan kantor cabang di Bandung, ada beberapa target yang ingin dicapai.

Pertama, menguasai pasar Bandung dan sekitarnya, dengan cara berkolaborasi dengan semua developer Bandung dan meningkatkan eksistensi Linktown. Kedua, meningkatkan omzet penjualan Linktown di Bandung. Ketiga, terus mencoba menguasai pasar secondary di Bandung.

"Keempat, kami juga sedang mempersiapkan strategi baru untuk pengembangan pasar mortgage dari sisi take over, top up, dan multiguna yang akan bekerja sama dengan pihak bank rekanan dengan menggunakan kekuatan website kami: linktown.co.id," terangnya.

Sementara, Juniarki Davin, Founder dan Vice President Linktown mengungkapkan, saat ini sudah ada beberapa pengembang besar yang bekerja sama dengan Linktown. Sebut saja Kota Baru Parahyangan, Summarecon, dan Agung Podomoro. Linktown juga sudah bekerja sama dengan lebih dari 20 developer lokal di Bandung.

”Untuk kantor cabang Bandung, kami optimistis bisa mencetak revenue
sebesar Rp200 miliar setiap tahun. Sementara target revenue Linktown tahun 2024 setelah pembukaan kantor cabang di Bandung berkisar Rp3,1 triliun," jelas Juniarki.

Tahun ini, Linktown berencana membuka kantor cabang baru di tiga kota besar, seperti di Makassar, Medan, dan Denpasar. Saat ini Linktown tengah melakukan analisa dengan mencoba memulai pemasaran di Makassar, untuk mengetahui potensi bisnis di Kota Anging Mammiri tersebut.

Prestasi Linktown Indonesia

Linktown Indonesia berdiri pada awal tahun 2020 di bawah PT Asia Rumah Utama. Linktown merupakan platform properti yang menjadi penghubung customer dengan developer terbaik di Indonesia.

Linktown didirikan oleh lima orang profesional yang memiliki latar belakang marketing properti dan digital marketing dengan tujuan "Menjadi Perusahaan Media Advertising & Digital Marketing Properti terbesar di Indonesia”.

Tim Linktown terus bertambah dan berkembang hingga ke berbagai kota di Indonesia. Kini, Linktown sudah mempunyai lebih dari 300 tim sales force yang memasarkan lebih dari 30 proyek developer terbaik di Indonesia.

Beberapa prestasi sukses ditorehkan Linktown, seperti Top Agent di Sinar Mas Land tiga tahun berturut-turut (2021 - 2023) serta Top Principal Property Agent dari Podomoro Park Bandung, 2022.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Baru di ShopeeVIP! Gratis...
Baru di ShopeeVIP! Gratis Akses Nonton di OTT Buat Kamu!
Presiden Prabowo Tambah...
Presiden Prabowo Tambah Kuota Rumah Subsidi Jadi 350.000 Unit
Putra Indonesia Pimpin...
Putra Indonesia Pimpin Global Landscapes Forum, Platform Bentang Alam Terbesar di Dunia
Rekomendasi
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: New York Dikepung Kabut Asap, Laga Spanyol vs Argentina Terancam?
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved