Sepatu Bata, Pernah Berjaya hingga Tutup Pabrik di Purwakarta

Sabtu, 04 Mei 2024 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Sebelum tahun 1978, status Bata di Indonesia adalah perusahaan penanaman modal asing (PMA), sehingga dilarang menjual langsung ke pasar. Bata menjual melalui para penyalur khusus dengan sistem konsinyasi. Status para penyalur tersebut diubah pada 1 Januari 1978, saat izin dagang Bata "dipindahkan" kepada mereka dan PT Sepatu Bata menjadi perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Bata termasuk ke dalam daftar pabrik terbesar di Indonesia, yang memproduksi sepatu yang dapat digunakan oleh semua kalangan. Keluarga Bata mengoperasikan sekitar 4 unit bisnis internasional yakni Bata Eropa, Bata Asia Pasifik-Afrika, Bata Amerika Latin, dan Bata Amerika Utara.

Produk mereka juga sudah hadir di lebih dari 50 negara di seluruh dunia dan sudah menjual miliaran pasang sepatu sejak pertama kali berdiri.

Baca Juga: Bela Gaza, Mahasiswa Bangun Tenda di Kampus University College London

Namun, kejayaan Bata di Indonesia dengan sejarah panjangnya belakangan ini mulai meredup. Baru-baru ini, Bata terpaksa menghentikan operasional pabriknya di Purwakarta lantaran sepinya order. Disebutkan, permintaan konsumen terhadap produk sepatu Bata dari pabrik tersebut kian menurun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Terus Merugi, Sepatu...
Terus Merugi, Sepatu Bata Resmi Tutup Produksi Alas Kaki
Rayakan 20 Tahun Dedikasi,...
Rayakan 20 Tahun Dedikasi, Mastrotto Meluncurkan Proyek Baru
Unilever Indonesia Masuk...
Unilever Indonesia Masuk IDXHIDIV20, Catat Yield Dividen Tertinggi Sepanjang Sejarah
Susul Sritex, 2 Pabrik...
Susul Sritex, 2 Pabrik Sepatu di Tangerang PHK 3.500 Karyawan
Manfaatkan KITE IKM,...
Manfaatkan KITE IKM, 16.128 Pasang Upper Sepatu Ekspor Perdana ke Argentina
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved