Pos Indonesia Kembali Salurkan Dana Bansos PKH dan Sembako di Mataram

Minggu, 05 Mei 2024 - 11:45 WIB
loading...
Pos Indonesia Kembali...
Pos Indonesia kembali menyalurkan bantuan PKH dan sembako di Mataram, Lombok, NTB. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Pos Indonesia (persero) kembali menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Penyaluran bansos PKH dan sembako dilaksanakan di Kantorpos KCU Mataram dengan tertib dan aman.

Deputi Eksekutif General Manager KCU Mataram Edhi Mulyo Utomo menjelaskan pengambilan dana bansos ini dapat diwakili andai KPM tersebut berhalangan atau mengalami kendala hadir di Kantorpos. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yakni pengambil harus merupakan bagian dari anggota keluarga dan masuk dalam daftar satu KK dengan KPM.

"Bisa diwakilkan dengan anggota keluarga di rumah. Misalnya, istri atau anak. Yang penting mereka ada dalam satu KK (Kartu Keluarga). Persyaratannya apa? Mereka wajib membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk) asli penerima. Kemudian, KTP pengambil dan KK asli. Semuanya harus asli. Karena kami akan mengambil foto dokumen-dokumen tersebut," ujar Deputi Eksekutif General Manager KCU Mataram Edhi Mulyo Utomo dalam keterangan resmi, Minggu (5/5/2024).

Baca Juga: Penyaluran Bansos Sembako dan PKH di Tangsel Capai 93%

KPM Lebih Senang Terima Uang

Para KPM menyambut gembira dengan adanya penyaluran bansos PKH dan sembako di Mataram. Salah satunya, KPM asal Kecamatan Ampenan, Subak. Ia mengatakan bantuan ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Termasuk kebutuhan anaknya bersekolah.

"Saya mendapat bantuan uang tunai dari program PKH sebesar Rp500 ribu. Uang ini sangat bermanfaat dan bisa dipakai untuk membayar uang sekolah anak," ujar Subak.

Subak berharap pemerintah dapat melanjutkan program bantuan ini. Namun, ia juga ingin bantuan ini bisa disalurkan tepat sasaran.

"Semoga program bantuan ini bisa berjalan lebih baik lagi dan bisa ditambah jumlahnya. Semoga bantuan-bantuannya juga bisa disalurkan tepat sasaran dan jangan sampai disalurkan ke orang-orang yang sudah mampu," tuturnya.

Manfaat dari bansos PKH ini juga diungkapkan KPM asal Kelurahan Bintaro, Mataram, Dia Diani. Dana bantuan yang diterimanya bakal digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Juga membiayai sekolah anak.

"Saya terima bansos PKH Rp975.000. Uangnya untuk keperluan sehari-hari dan juga kebutuhan anak bersekolah," kata Dia Diani.

Baca Juga: Pos IDN Fokus Tahap 1 dan 2 Salurkan Dana Bansos Sembako dan PKH di Depok

Ketika ditanya apakah lebih senang menerima bantuan berupa uang atau barang, ia menjawab, "Uang, karena bisa untuk biaya anak sekolah."

Sebagai informasi, prosedur yang ditetapkan salah satunya adalah mengecek dokumen identitas Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Identitas yang akan dilihat adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan Kartu Keluarga (KK) asli milik KPM. Setelah itu, KPM dapat mengambil bantuan bansos sembako dan PKH tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Lepas Jabatan Direktur...
Lepas Jabatan Direktur Transjakarta, Daud Joseph Didapuk jadi Dirut PT Pos Indonesia
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Paket Stimulus Ekonomi...
Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Rekomendasi
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved